Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Juli 05, 2015

Wisata Ho Chi Minh City, Kota Bersejarah di Ujung Selatan Vietnam

Salam Traveling!

Setelah Kuala Lumpur, Singapore, dan Bangkok, sekarang kita menuju ke negara Asia Tenggara yang terletak paling utara, Vietnam, tepatnya di Ho Chi Minh City.

Ho Chi Minh City atau yang sering disingkat dengan HCMC, adalah kota terbesar dan tersibuk di Vietnam, meski statusnya bukan sebagai ibu kota negara. Kota ini pada awalnya bernama Saigon dan merupakan ibu kota Republik Vietnam Selatan pada tahun 1955 hingga 1975, saat berlangsung Perang Vietnam. Tetapi hingga saat ini, nama Saigon masih sering digunakan oleh penduduk lokal. Sedangkan nama Ho Chi Minh City diambil dari nama Ho Chi Minh, pemimpin Partai Komunis Vietnam sekaligus pendiri negara Republik Demokrat Vietnam. Jumlah penduduk kota ini sekitar 8,2 juta jiwa (estimasi 2015). Penduduk lokal Saigon dikenal dengan nama "Saigonese" dalam Bahasa Inggris atau "Dan Sai Gon" dalam Bahasa Vietnam. Secara geografis Saigon atau Ho Chi Minh City terletak di wilayah selatan Vietnam, langsung berbatasan dengan Laut Cina Selatan di sebelah selatan.

Apa saja landmark dan tempat wisata yang sering dikunjungi oleh para traveler di Ho Chi Minh City, Vietnam? Berikut 10 di antaranya:

1. Ho Chi Minh City Hall

Ho Chi Minh City Hall
Ho Chi Minh City Hall
Ho Chi Minh City Hall pada awalnya bernama Hôtel de Ville Saigon. Bangunan ini pertama kali dibangun pada tahun 1902 hingga 1908 pada era Kolonial Prancis. Yang unik dari Ho Chi Minh City Hall adalah pada malam hari, lampu-lampu di bagian luar gedung dinyalakan sehingga memberikan iluminasi cahaya yang unik. Bagian dalam hall sendiri tidak dibuka untuk publik. Pengunjung yang datang umumnya mengunjungi taman dan patung Uncle Ho (Ho Chi Minh, pendiri negara Republik Demokrat Vietnam) di sekitar bangunan utama. Tempat wisata ini terletak di ujung Nguyen Hue Street dan bisa dikunjungi setiap hari.

2. Cu Chi Tunnels

Cu Chi Tunnels
Cu Chi Tunnels
Cu Chi Tunnels merupakan terowongan bawah tanah yang terletak di Distrik Cu Chi, Ho Chi Minh City. Terowongan sepanjang 121 km ini dulunya merupakan tempat persembunyian tentara Viet Cong pada saat perang, sekaligus sebagai jalur transportasi rahasia untuk membawa makanan, perlengkapan perang, dan obat-obatan. Saat ini, oleh pemerintah Vietnam terowongan ini diubah menjadi war memorial park yang menjadi tujuan utama wiatawan yang datang ke Saigon.

3. War Remnant Museum

War Remnant Museum
War Remnant Museum
Terletak di Vo Van Tan Street, Distrik 3. Sesuai dengan namanya, War Remnant Museum adalah museum yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan selama Perang Vietnam, dan beberapa koleksi peninggalan Perang Indochina I ketika Vietnam menghadapai kolonial Prancis. Barang-barang yang dipamerkan antara lain perlengakapan perang Amerika (tank, jet, helikopter), dokumentasi kekejamaman dan penyiksaan selama perang, serta beberapa artwork yang menyerukan anti peperangan. Museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 7.30 pagi hingga 5 sore.


4. Reunification Palace

Reunification Palace
Reunification Palace
Terletak di 135 Nam Ky Khoi Nghia Street. Reunification Palace juga dikenal dengan nama Independence Palace. Bangunan ini dulunya merupakan istana kepresidenan negara Vietnam Selatan sebelum negara Vietnam bersatu. Istana kepresidenan ini mulai dibangun pada tahun 1962 dan selesai pada tahun 1966 oleh arsitek Ngo Viet Thu. Pada akhir Perang Vietnam (Fall of Saigon) tahun 1975, tentara Vietnam Utara menabrak pintu gerbang istana ini dengan sebuah tank. Saat ini replika tank tersebut juga dipamerkan di pintu gerbang. Bangunan ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 7.30 pagi hingga 4 sore.

5. Saigon Central Post Office

Saigon Central Post Office
Saigon Central Post Office
Terletak di pusat kota Saigon, dekat Notre-Dame Basilica. Saigon Central Post Office dibangun pada akhir abad ke-19 pada saat Vietnam masih menjadi bagian dari French Indocina. Di bagian dalam bangunan terdapat dua lukisan besar: pertama lukisan peta Vietnam Selatan dan Kamboja dengan judul Lignes telegraphiques du Sud Vietnam et Cambodge 1892 (Telegraphic lines of Southern Vietnam and Cambodia 1892); kedua lukisan peta kota Saigon dengan judul Saigon et ses environs 1892 (Sai Gon and its environment 1892). Sama seperti kantor pos pada umunya, pengunjung bisa mengirim surat dan paket di sini.

6. Municipal Theatre of Ho Chi Minh City

Saigon Opera House
Saigon Opera House
Municipal Theatre atau yang juga dikenal dengan nama Saigon Opera House adalah gedung opera di No. 7 Cong Truong Lam Son, District 1. Gedung opera berasitektur French Colonial ini dibangun pada tahun 1897 oleh arsitek Prancis, Eugene Ferret, dengan kapasitas 800 seat. Arsitektur gedung ini mengikuti arsitektur Hanoi Opera House yang terletak di Hanoi dan berukuran lebih besar. Pertunjukan yang popular adalah A O Show, gabungan drama, tarian dan musik tradisional Vietnam. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 6 sore.


7. Saigon Central Mosque

Saigon Central Mosque
Saigon Central Mosque
Terletak di Dong Du Street, sekitar satu kilometer di sebelah utara Ben Thanh Market. Saigon Central Mosque bernama asli Jamia Al Muslimin Mosque. Masjid ini dibangun pada tahun 1935 sebagai tempat beribadah kaum Muslim India yang tinggal di Saigon. Tetapi saat ini hampir semua Muslim yang datang ke Saigon mengunjungi dan menyempatkan diri untuk melakukan ibadah di sini, atau sekedar beristirahat dari hiruk-pikuk kota Saigon. Di sekitar masjid juga terdapat restoran halal yang menyediakan menu makanan halal bagi para wisatawan Muslim.

8. Saigon Notre-Dame Basilica

Saigon Notre-Dame
Saigon Notre-Dame
Saigon Notre-Dame Basilica adalah gereja katredral yang terletak di Han Thuyen Street. Gereja ini dibangun pada tahun 1863 hingga 1880 pada masa Kolonial Prancis. Gereja ini memiliki 2 tower dengan tinggi 58 meter. Hampir semua material bangunan berasal dari Prancis. Beberapa material lokal umumnya digunakan untuk renovasi gereja akibat perang. Status Basilica sendiri dianugrahkan oleh Pope John XXIII pada tahun 1962. Gereja ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali akhir pekan. Untuk mengunjungi tempat ini tidak dipungut biaya sama sekali.

9. Giac Lam Pagoda

Giac Lam Pagoda
Giac Lam Pagoda
Giac Lam Pagoda adalah pagoda/kuil umat Budha yang tertua di Saigon. Pagoda ini terletak di 118 Lac Long Quan, Tan Binh District. Giac Lam Pagoda dibangun pada tahun 1744 dan dimasukkan dalam historical site oleh Vietnamese Department of Culture pada tahun 1988.  Di pagoda ini terdapat stupa bertingkat tujuh berbentuk heksagonal setinggi 32 meter yang merupakan stupa kuil Budha tertinggi di Saigon.


10. Ben Thanh Market

Ben Thanh Market
Ben Thanh Market
Ben Thanh Market atau yang lebih dikenal dengan nama lokal Cho Ben Thanh, merupakan pasar terbesar dan tertua di Saigon, telah ada sejak abad ke-17. Pasar ini terletak di District 1 dan memiliki ciri sebuah clock tower di bagian pintu masuk. Wisatawan yang datang ke sini umunya ingin membeli handicraft lokal, textil, souvenir, dan kuliner lokal. Pasar ini sangat ramai setiap hari, jadi pengunjung harus waspada terhadap barang bawaan mereka. Juga, untuk menghemat uang, jangan lupa menawar harga barang karena harga yang diberikan untuk turis asing umumnya jauh lebih tinggi. Di sebelah pasar ini terdapat beberapa toko milik Ben Thanh Group, yang menjual barang-barang dengan harga yang lebih murah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar