Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Januari 30, 2016

6 Destinasi Wisata yang Muslim-Friendly di Swiss

Salam Traveling!

Selain Jerman, Prancis, dan Austria, salah satu negara lain di Eropa Tengah yang patut dikunjungi untuk berlibur adalah Swiss.

Swiss (Switzerland) adalah sebuah negara yang terletak wilayah Eropa Tengah. Penduduk di negara ini menggunakan setidaknya 4 bahasa dalam kehidupan sehari-hari: Jerman, Prancis, Italia, dan Roman; sedangkan mata uang resmi masih menggunakan Swiss Franc (CHF). Secara geografis, wilayah Swiss sama sekali tidak memiliki laut dan hanya dibatasi oleh negara-negara tetangganya: Prancis, Italia, Austria, Liechtenstein, dan Jerman. Dalam bidang pariwisata, Swiss terkenal dengan pegunungan Alpen yang selalu bersalju, pemandangan alam yang fantastis, danau-danau biru dengan air yang jernih, desa-desa khas Eropa yang masih alami, serta Old Town (Altstadt) atau kota tua dengan berbagai museum dan bangunan berarsitektur klasik. Selain itu Swiss juga terkenal dengan stabilitas ekonomi, perbankan, industri jam tangan, dan tidak lupa, coklat Swiss..

Swiss
Swiss
Lalu bagaimana dengan para traveler Muslim yang ingin berkunjung ke negara cantik ini? Seperti yang kita ketahui bahwa Islam bukanlah agama asli di Benua Eropa sehingga para traveler Muslim kadang bertanya-tanya bagaimana jika mereka berkunjung ke suatu destinasi wisata di Eropa? Apakah kota tersebut ramah terhadap muslim alias Muslim-friendly? Apakah di kota tersebut mudah dijumpai tempat ibadah seperti masjid atau musholla, serta restoran dan penginapan halal? Dan jawabannya, sebagai Muslim kita tidak perlu khawatir, karena Swiss hampir sama seperti Belanda, Prancis, Inggris, dan Jerman. Di enam kota besar di negara ini, populasi Muslim juga cukup banyak, sehingga tempat ibadah, penginapan, dan restoran halal juga mudah dijumpai. Keenam kota besar tersebut antara lain:

1. Zurich (Zürich)

Zurich
Zurich
Destinasi wisata pertama adalah Zurich. Kota ini terletak di wilayah utara Swiss, di tepi utara Danau Zurich. Sungai Limmat yang berasal dari Danau Zurich mengalir melalui kota ini dan bermuara di Sungai Aare, salah satu sungai utama di Swiss. Zurich dikenal sebagai kota pusat ekonomi dan perbankan dunia. Salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia, Zurich Insurance, berpusat di kota ini. Tidak hanya itu, Zurich juga merupakan kota yang cantik dengan pemadangan alam yang memukau, sehingga selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Area Old Town (Altstadt) terletak di tepi sungai dengan sejumlah museum, galeri, bangunan-bangunan berarsitektur klasik, serta taman-taman kota. Zurich merupakan kota dengan populasi penduduk terbanyak di Swiss, dengan jumlah penduduk 390 ribu jiwa (estimasi 2014). Jumlah penduduk Muslim juga cukup banyak sehingga tidak sulit untuk menemukan masjid dan restoran halal di kota ini. Yang terkenal adalah adalah Mahmood Mosque dan Madni Masjid (Swiss Muslim Society).


2. Geneva

Geneva
Geneva
Destinasi wisata kedua adalah Geneva. Secara geografis, Geneva terletak di wilayah barat daya negara Swiss, di tepi selatan Danau Geneva, serta dikelilingi oleh Pegunungan Alpen dan Pegunungan Jura. Kota ini memiliki pemandangan alam yang fantastis, dengan hamparan pegunungan yang selalu tertutup salju, yang terkenal adalah Mont Blanc. Geneva dikenal sebagai kota diplomasi dan pusat organisasi internasional. United Nations (PBB) dan Red Cross (Palang Merah) memiliki kantor pusat di kota ini. Atraksi wisata yang popular adalah air mancur Jet d’Eau, yang merupakan air mancur tertinggi di dunia. Selain itu, tempat wisata yang lain adalah Old Town, yang memiliki banyak museum dan galeri, serta taman-taman kota yang terletak di tepi danau. Populasi penduduk Geneva sekitar 197 ribu jiwa (estimasi 2014). Di kota ini juga terdapat sejumlah masjid dan restoran halal. Salah satu masjid yang terkenal adalah Geneva Mosque (Petit-Saconnex Mosque) yang merupakan masjid terbesar di negara Swiss.

3. Basel

Basel
Basel
Destinasi wisata ketiga adalah Basel. Basel bisa dikatakan sebagai pelabuhan negara Swiss karena kota ini dialiri oleh Sungai Rhine, salah satu sungai utama di Benua Eropa. Secara geografis, Basel terletak di wilayah utara Swiss, di perbatasan Swiss, Prancis, dan Jerman. Kota yang terkenal dengan kebudayaannya ini merupakan pusat museum dan teater dari seluruh Swiss. Di area Old Town dapat dijumpai sekitar 40 museum, teater, serta bangunan berarsitektur klasik dan modern. Populasi penduduk Basel sekitar 195 ribu jiwa (estimasi 2014). Di sini juga terdapat beberapa masjid, restoran halal, dan fasilitas umum bagi para traveler Muslim. Yang terkenal adalah Basel Masjid (Mosque of Basel).


4. Lausanne

Lausanne
Lausanne
Destinasi wisata keempat adalah Lausanne. Secara geografis, Lausanne terletak di wilayah barat daya negara Swiss, di tepi Danau Geneva dan Pegunungan Jura. Kota ini dikenal sebagai Olympic City karena di sinilah pusat Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee). Meski merupakan kota modern, tetapi Lausanne memiliki pemandangan alam yang tidak kalah indah dibanding dengan kota-kota lain di Swiss, sehingga wajar jika banyak wisatawan dari seluruh penjuru dunia sering berkunjung ke sini terutama pada saat liburan. Di area Old Town bisa dijumpai berbagai museum dan bangunan-bangunan dengan aristektur klasik yang indah. Selain itu di kota ini juga terdapat banyak taman kota dan lahan terbuka yang masih hijau. Populasi penduduk Lausanne sekitar 134 ribu jwa (estimasi 2014). Di kota ini terdapat sejumlah masjid, restoran halal, dan fasilitas umum bagi para traveler Muslim. Yang terkenal adalah Mosque of Lausanne (Mosquée de Lausanne) dan Al-Hikma Islamic Center Muslims Mosque.

5. Bern

Bern
Bern
Destinasi wisata kelima adalah Bern. Bern adalah ibu kota negara Swiss sekaligus merupakan salah satu kota yang sering dikunjungi oleh wisatawan, termasuk wisatawan Muslim. Secara geografis Bern terletak di wilayah sentral (tengah) negara Swiss. Salah satu sungai utama di Swiss, Sungai Aare, mengalir melintasi kota ini, tepatnya di area Old Town (Altstadt). Pada tahun 1983 oleh UNESCO, area Old Town dimasukkan ke dalam daftar World Heritage Site. Di area ini banyak terdapat museum dan bangunan berarsitektur klasik yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Bern juga dikenal dengan julukan City of Fountains karena di kota ini banyak terdapat taman yang dilengkapi dengan air mancur. Di kota ini juga terdapat Bear Park (Bärengraben), taman konservasi beruang yang terletak di Nydeggbrücke. Populasi penduduk Bern ini sekitar 130 ribu jiwa (estimasi 2014). Bagi traveler Muslim, di Bern terdapat sejumlah restoran halal dan beberapa masjid, yang paling terkenal adalah Masjid-ul-Qghair.


6. Lucerne (Luzern)

Lucerne
Lucerne
Destinasi wisata terakhir adalah Lucerne. Kota kecil yang cantik ini terletak wilayah sentral (tengah) negara Swiss, di tepi utara Danau Lucerne. Kota ini merupakan pintu gerbang menuju ke deretan pegunungan yang selalu tertutupi salju: Rigi, Pilatus, dan Alpen; sehingga selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan penggemar hiking dan ski. Tidak hanya itu, area Old Town (Altstadt) merupakan wilayah kota yang penuh warna dan dikelilingi oleh tembok Museggmauer yang telah dibangun sejak abad ke-14. Di Old Town juga bisa dijumpai berbagai macam bangunan klasik yang dilengkapi dengan puncak menara, yang terkenal adalah Kapellbrücke. Populasi penduduk Lucerne hanya sekitar 78 ribu jiwa (estimasi 2014). Di kota ini juga terdapat beberapa masjid dan restoran halal. Yang terkenal adalah Dzemat der Islamischen Gemeinschaft Luzern yang dibangun oleh Muslim Bosnia yang tinggal di kota ini.


Nah, itulah 6 destinasi wisata yang Muslim-friendly di Swiss. Jadi bagi para traveler Muslim yang ingin berlibur di Swiss dan menikmati keindahan Pegunungan Alpen, tidak perlu khawatir, karena keenam destinasi wisata di atas, semua fasilitas Muslim seperti masjid, penginapan dan restoran halal, sudah memadai dan cukup mudah dijumpai. Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa di trip yang lain!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

1 komentar:

  1. I love it. Rencananya saya akan berkunjung ke Swiss, tiba 23 May 2017 sampai dengan 02 June 2017. Mohon saran tour travel mruah meriah menuju tempat tempat diatas didalam waktu 1 minggu saja? Terima kasih sahabat. (Raul/+6287876730330)

    BalasHapus