Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

April 02, 2016

8 Masjid Besar di Belanda yang Wajib Diketahui oleh Muslim-Traveler

Salam Traveling!

Setelah mengunjungi kota-kota wisata di Belanda, sebagai seorang Muslim, ada baiknya kita juga mengetahui atau mengunjungi masjid-masjid utama yang ada di negara ini. Ada banyak masjid yang tersebar di seluruh wilayah Belanda karena populasi penduduk Muslim di negara ini cukup banyak. Jika di UK masjid-masjid umumnya dibangun oleh kaum imigran India, Pakistan, atau Arab, maka di Belanda, sebagian besar masjid dibangun oleh kaum imigran Turki, sehingga nama, gaya, dan arsitektur masjid umumnya terinspirasi dari budaya Turki.

Berikut daftar 8 masjid besar di Belanda yang wajib diketahui oleh para Muslim-Traveler:

1. Fatih Moskee, Amsterdam

Fatih Moskee, Amsterdam - foto oleh LooiNL
Juga dikenal dengan nama Islamitische Stichting Nederland Fatih Amsterdam. Fatih Moskee adalah masjid yang terletak di Rozengracht, wilayah sentral Amsterdam (Amsterdam-Centrum). Bangunan masjid ini dulunya merupakan gereja Katolik St. Ignatiuskerk, atau yang lebih dikenal dengan nama De Zaaier. Gereja tersebut dibangun pada tahun 1921 dengan arsitektur klasik Belanda. Setelah beberapa tahun tidak digunakan, pada tahun 1971 Islamitische Stichting Nederland (Islamic Foundation Netherlands) membeli bangunan gereja tersebut kemudian diubah menjadi masjid. Nama Faith diambil dari nama Sultan Al Fatih, salah satu khalifah dari Bani Utsmaniyah yang menaklukkan Konstantinopel, Turki. Meski telah menjadi masjid, tetapi arsitektur luar bangunan ini tetap seperti semula, hanya bagian dalam masjid yang diubah menjadi ruang sholat dan ditambahkan mimbar serta kaligrafi-kaligrafi Islami.

2. Westermoskee, Amsterdam

Wester Moskee, Amsterdam
Wester Moskee
Jika Fatih Mosque merupakan masjid lama, maka Westermoskee merupakan masjid yang masih baru. Wester Moskee adalah masjid yang terletak di tepi kanal Schinkel, Chassébuurt, De Baarsjes, wilayah barat Amsterdam. Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 2013 dan selesai pada tahun 2015. Dalam Bahasa Turki, Westermoskee disebut dengan Ayasofya Camii atau Masjid Hagia Sophia, sebuah gereja di Istanbul yang diubah menjadi masjid. Masjid ini memiliki 1 kubah dan 1 minaret dan arsitektur luar yang serupa dengan Hagia Sophia. Luas bangunan masjid ini sekitar 800 meter persegi dan dapat menampung hingga 1.700 jamaah.


3. Essalam Moskee, Rotterdam

Essalam Moskee, Rotterdam - foto oleh Skunk nl
Selanjutnya adalah Essalam Moskee, masjid yang terletak di wilayah Vredesplein, Rotterdam. Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 2010 dan dibiayai oleh Al Maktoum Foundation. Sebuah badan amal milik Deputi Dubai dan Menteri Keuangan Uni Emirat Arab, Sheikh Hamdan bin Rashid Al Maktoum. Masjid ini memiliki 2 kubah dan 2 minaret, serta didominasi oleh warna putih. Bagian arch (lengkungan) pada pintu dan jendela menyerupai Great Mosque of Cordoba di Andalusia, Spanyol. Ruang utama sholat masjid ini dapat menampung hingga 1.500 jamaah. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga digunakan untuk pendidikan dan aktifitas sosial. Di Essalam Moskee juga sering diadakan event-event Islami.

4. Mevlana Moskee, Rotterdam

Mevlana Moskee, Rotterdam - foto oleh Ruud Zwart
Masjid keempat adalah Mevlana Moskee, yang terletak di Delfshaven, wilayah utara Rotterdam. Masjid ini dibangun pertama kali pada tahun 2001 untuk menyediakan tempat ibadah bagi kaum Muslim Turki-Belanda. Dalam Bahasa Turki, masjid ini disebut dengan Mevlana Camii atau Masjid Maulana, nama asli Rumi, salah seorang tokoh dan ulama Islam yang terkenal di Turki. Bangunan masjid memiliki arsitektur Ottoman dan memiliki 1 kubah dan 2 minaret. Pada tahun 2006, Mevlana Moskee dinobatkan sebagai salah satu bangunan yang paling indah di Rotterdam.


5. Ulu Moskee, Utrecht

Ulu Moskee, Utrecht - foto oleh İhsan Deniz Kılıçoğlu
Selanjutnya adalah Ulu Moskee, yang terletak di Moskeeplein, Leidseweg, Utrecht. Sama seperti Wester Moskee di Amsterdam, Ulu Moskee juga merupakan masjid baru, yang dibuka pada tahun 2015. Masjid ini juga dibangun oleh kaum Muslim Turki-Belanda dengan nama Ulu Camii atau Great Mosque. Bangunan masjid memiliki arsitektur post-modern, dengan 1 kubah, 2 minaret, serta dapat menampung hingga 1.200 jamaah. Moskeeplein atau Mosque Square, tempat dimana masjid ini berada, merupakan nama wilayah pertama di Belanda yang menggunakan nama bangunan Islam. Sama seperti masjid-masjid Turki lainnya di Belanda, Ulu Moskee juga dikelola oleh Islamitische Stichting Nederland.

6. Aksa Moskee, Den Haag

Aksa Moskee, Den Haag - foto oleh Helanhuaren
Keenam adalah Aksa Moskee, yang terletak di Wagenstraat, Den Haag. Bangunan masjid ini dulunya merupakan sinagog, rumah ibadah kaum Yahudi, yang dibangun pada tahun 1844. Pada tahun 1975, sinagog tersebut ditutup karena tidak lagi digunakan. Populasi kaum Yahudi di Den Haag semakin sedikit sementara jumlah penduduk Muslim, terutama Turki-Belanda, semakin meningkat, sehingga perlu dibangun tambahan masjid. Setelah beberapa tahun negosiasi, akhirnya pada tahun 1981, Asosiasi Islam Turki membeli bangunan ini kemudian diubah menjadi masjid. Nama Aksa diambil dari Masjid Al-Aqsa di Palestina. Masjid ini memiliki 2 minaret dan dapat menampung hingga 1.500 jamaah. Selain sebagai tempat ibadah, Aksa Moskee juga berfungsi sebagai Islamic Center bagi penduduk Muslim di Den Haag.

7. Sultan Ahmet Moskee, Zandaam

Sultan Ahmet Moskee, Zandaam
Ketujuh adalah Sultan Ahmet Moskee yang terletak di Poelenburg, Zandaam. Zandaam adalah sebuah kota wisata di wilayah Zaanstad, provinsi Noord Holland, hanya sekitar 18 km di sebelah utara Amsterdam. Sultan Ahmet Moskee Zandaam pertama kali dibangun pada tahun 1994 oleh komunitas Muslim Turki di Zandaam. Masjid ini menempati areal seluas 1.500 meter persegi sehingga merupakan masjid komunitas Muslim Turki terbesar Eropa Barat. Nama Sultan Ahmet diambil dari nama masjid utama di Istanbul, Sultan Ahmed Mosque. Bangunan masjid ini memiliki 1 kubah dan 2 minaret serta dapat menampung hingga 2.000 jamaah. Di halaman depan masjid terdapat sebuah air mancur yang terbuat dari keramik yang menunjukkan simbol kesucian umat Islam.

8. Sultan Ahmet Moskee, Delft

Sultan Ahmet Moskee, Delft
Sultan Ahmet Moskee, Delft - foto oleh M.M.Minderhoud
Selain di Zandaam, Sultan Ahmet Moskee yang lain juga terdapat di Delft, tepatnya di Duke Ellingtonstraat. Sultan Ahmet Moskee Delft merupakan masjid pertama di Delft yang dibangun oleh komunitas Turki di Delft. Masjid ini pertama kali dibangun pada tahun 1995 dan direnovasi kembali pada tahun 2007. Masjid berarsitektur Turki-Ottoman ini memiliki 1 kubah dan 1 minaret. Sama seperti masjid-masjid komunitas Turki lainnya di Belanda, Sultan Ahmet Moskee Delft juga dikelola oleh Islamitische Stichting Nederland.

Nah, itulah 8 masjid besar yang terdapat di beberapa kota besar di Belanda. Sebagai Muslim, jika berwisata di kota-kota tersebut, jangan lupa untuk mengunjungi masjidnya juga. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar