Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

2016-04-29

8 Wisata Alam Favorit di Kendari, Sulawesi Tenggara

Salam Traveling!

Seetelah Jakarta, Jawa BaratBali, Lombok, dan Makassar, sekarang kita akan berwisata ke Kendari, Sulawesi Tenggara, kampung halaman penulis.

Kendari adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Secara geografis, Kota Kendari terletak di sepanjang Teluk Kendari, di wilayah timur Sulawesi Tenggara. Wilayah Kendari sebagian besar berupa dataran berbukit yang dilalui oleh sungai-sungai yang bermuara di Teluk Kendari. Di Teluk Kendari terdapat sebuah pulau yang disebut Bungkutoko yang juga termasuk dalam wilayah Kendari. Jumlah penduduk kota ini sekitar 290 ribu jiwa pada tahun 2015. Dari semua kota di Pulau Sulawesi, Kendari merupakan kota terbesar keempat setelah Makassar, Manado, dan Palu. Bandara utama yang ada di kota ini adalah bandara Haluoleo (KDI).

Apa saja tempat wisata menarik yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke Kendari? Berikut 8 di antaranya:

1. Pantai Nambo

Pantai Nambo, Kendari
Pantai Nambo
Pantai Nambo adalah pantai yang terletak di Kecamatan Abeli, wilayah selatan Kota Kendari. Dari pusat Kota Kendari, pantai ini berjarak sekitar 12 km. Pantai Nambo merupakan pantai favorit masyarakat Kendari dan selalu ramai dikunjungi terutama saat liburan. Pantai ini memiliki pasir putih kecoklatan dengan air laut yang jernih. Di sepanjang pantai, tumbuh banyak pohon kelapa yang berderet rapi. Bagi pengunjung yang ingin menikmati kelapa muda, di pantai ini terdapat banyak pedangang yang menjual kelapa muda serta makanan dan minuman lainnya. Karena merupakan pantai utama, sehingga Pantai Nambo sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi pengunjung seperti toilet, parkir, gazebo, warung makan, serta penginapan. Untuk mencapai pantai ini, bisa menggunakan jalur darat maupun jalur laut. Jika melalui jalur darat, pengunjung umumnya menggunakan mobil rental dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Jika melalui jalur laut, pengunjung harus menyewa perahu tradisional warga yang disebut katinting atau kole-kole.

2. Air Terjun Moramo

Air terjun Moramo, Kendari
Air terjun Moramo
Air Terjun Moramo adalah air terjun yang terletak di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Dari pusat kota Kendari, air terjun ini berjarak sekitar 65 km di sbelah timur. Air terjun ini termasuk dalam wilayah Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa yang merupakan kawasan hutan lindung di Sulawesi Tenggara. Air Terjun Moramo memiliki tinggi sekitar 100 meter dengan 7 tingkatan. Di setiap tingkatan, terdapat sekitar 60 tingkatan kecil dengan kolam-kolam yang menampung air. Dari semua tingkatan tersebut, kolam yang sering digunakan untuk berenang adalah yang terletak di tingkat ke-2 dari 7 tingkatan utama. Menurut legenda setempat, air terjun ini dipercaya sebagai tempat berenang para bidadari dari kayangan. Untuk mencapai tempat wisata ini, dari pusat kota Kendari, pengunjung bisa menggunakan kendaraan umum maupun mobil rental menuju ke Hutan Suaka Alam Tanjung Peropa. Setelah itu, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 2 km untuk mencapai lokasi air terjun.


3. Pulau Bokori

Pulau Bokori, Kendari
Pulau Bokori
Pulau Bokori adalah pulau kecil yang terletak di Kabupaten Konawe. Pulau yang terletak di tengah laut ini dulunya merupakan bagian dari perkampungan Suku Bajo. Karena letaknya di laut lepas, Pulau Bokori memiliki suasana yang sangat tenang dan alami, jauh dai hiruk pikuk kota Kendari. Pulau ini memiliki pasir putih dan air laut yang biru jernih. Ada banyak pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang pesisir pantai pulau. Pulau Bokori sempat terbengkalai dan ditinggalkan oleh wisatawan, tetapi saat ini pulai ini merupakan salah satu objek wisata favorit masyarakat Kendari. Untuk mencapai Pulau Bokori, tersedia 2 pilihan transportasi : melalui jalur laut atau jalur darat. Jika melalui jalur laut, pengunjung bisa menggunakan jasa kapal penyebrangan di Pelabuhan Kendari yang menuju ke pulau ini. Jika menggunakan jalur darat, pengunjung harus melalui perkampungan Suku Bajo. Di sini, pengunjung bisa menyewa perahu milik warga yang siap mengantar hingga ke pulau ini.

4. Pulau Labengki

Pulau Labengki, Kendari
Pulau Labengki, Kendari
Selain Pulau Bokori, ada juga Pulau Labengki, yang terletak di Desa Labengki, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. Dari pusat kota Kendari, pulau ini berjarak sekitar 70 km. Banyak yang bilang, kalau Pulau Labengki mirip dengan Raja Ampat di Papua Barat, baik pemandangan pulau maupun pemandangan dasar laut. Pulau ini memiliki suasana yang alami dan tenang, dengan pasir putih dan air laut yang biru jernih, serta bebatuan karst yang tersebar di sekeliling pulau. Di pulau ini terdapat penangkaran kima, sejenis kerang laut yang berukuran cukup besar. Untuk menuju ke pulau ini, pengunjung bisa menggunakan jasa kapal penyebrangan yang tersedia di Pelabuhan Kendari. Jika jadwal kapall penyebrangan sedang tidak ada, pengunjung juga bisa menyewa perahu milik warga yang siap mengantar ke pulau ini.


5. Pantai Taipa

Pantai Taipa, Kendari
Pantai Taipa, Kendari
Pantai Taipa adalah pantai yang terletak di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. Dari pusat kota Kendari, pantai ini berjarak sekitar 70 km. Nama Taipa dalam bahasa lokal setempat berarti "mangga". Disebut demikian karena di area sekitar pantai terdapat banyak pohon mangga yang akan berbuah saat musim buah mangga tiba. Pantai Taipa memilki pasir halus yang berwarna kecoklatan, dengan air laut yang jernih. Di sepanjang pantai juga terdapat banyak pohon kelapa dengan deretan pondok yang tersedia bagi pengunjung untuk belindung dari sinar matahari. Di dekat pantai terdapat bukit Gua Kelelawar. Dari atas bukit ini, pengunjung bisa melihat pemandangan Pantai Taipa dan pantai-pantai lain disekitarnya. Untuk mencapai tempat wisata ini, dari pusat kota Kendari bisa menggunakan kendaraan umum maupun mobil rental.

6. Pantai Toronipa

Pantai Toronipa, Kendari
Pantai Toronipa
Pantai Toronipa adalah pantai yang terletak di Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Pantai ini terletak di ujung timur Teluk Kendari dan menghadap ke Laut Banda. Nama Toronipa berasal dari Bahasa Bugis yang berarti "pohon nipa yang turun". Beberapa pohon nipa masih bisa dijumpai di sekitar pintu gerbang masuk ke pantai ini. Pantai Toronipa terbentang sepanjang 4 km dengan hamparan pasir putih dan air laut yang biru jernih. Karena letaknya di wilayah timur, pantai ini sering dijadikan sebagai tempat wisata untuk menikmati pemandangan matahari terbit. Fasilitas umum seperti toilet, tempat parkir, rumah makan, dan penginapan, juga sudah tersedia di pantai ini. Di Pantai Toronipa juga terdapat banyak pedagang yang menjual kuliner lokal Kendari yaitu gogos, sate pokea, dan ikan bakar.


7. Pulau Bungkutoko

Pulau Bungkutoko, Kendari
Pulau Bungkutoko
Pulau Bungkutoko adalah sebuah pulau yang terletak di Teluk Kendari. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Objek wisata Pulau Bungkutoko terbilang baru dikembangkan oleh pemerintah daerah. Di pulau ini terdapat ekowisata Tracking Mangrove, sebuah jalur tracking sepanjang 500 meter untuk menelusuri area hutan bakau. Objek wisata ini sangat cocok bagi pecinta alam yang ingin mengetahui lebih jauh tentang ekosistem hutan bakau (mangrove). Selain itu, suasana Pulau Bungkutoko juga masih alami, jauh dari hiruk pikuk kota. Dari pusat kota Kendari, untuk mencapai Pulau Bungkutoko hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit melalui Jembatan Kuning Bungkutoko.

8. Kendari Beach

Kendari Beach
Kendari Beach
Wisata alam terakhir di Kendari adalah Kendari Beach atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ke-Bi. Kendari Beach adalah salah satu pantai yang terletak di Teluk Kendari, tepatnya di Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari. Meski berupa pantai, tetapi Kendari Beach berbeda dengan pantai-pantai lain di Kendari. Pantai ini tidak digunakan untuk berenang melainkan untuk menikmati suasana senja di Teluk Kendari dengan perahu-perahu nelayan yang siap berlayar. Umumnya wisatawan berkunjung ke tempat ini pada sore atau malam hari. Pada saat itu, di sekitar pantai akan terdapat banyak pedagang dan warung makanan yang menyediakan kuliner khas Kendari seperti ikan bakar dan aneka makanan seafood lainnya.

Nah, itulah 8 wisata alam favorit yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip yang lain!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai 8 wisata favorit di kendari, sulawesi tenggara
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Indonesia yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Indonesia

    BalasHapus