Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Mei 08, 2016

Wisata Bern, Kota Artistik di sepanjang Sungai Aare, Swiss

Salam Traveling!

Masih di Swiss, setelah Zurich, sekarang kita akan berwisata ke ibu kota negara, yaitu Bern.

Bern adalah ibu kota canton Bern sekaligus ibu kota negara Swiss. Bern merupakan kota terbesar kelima di Swiss setelah Zurich, Geneva, Basel, dan Lausanne, dengan jumlah penduduk sekitar 141 ribu jiwa pada tahun 2016. Bahasa komunikasi yang digunakan oleh penduduk kota ini adalah Bahasa Jerman dengan dialek Bernese German. Secara geografis, Bern terletak di wilayah sentral Swiss. Salah satu sungai utama di Swiss, Sungai Aare, mengalir melintasi kota ini, tepatnya di area Altstadt (Old Town). Dari Zurich, Bern berjarak sekitar 121 km, dan bisa dicapai dengan menggunakan kereta hanya dalam waktu 1 jam.

Berikut beberapa landmark dan objek wisata yang sering dikunjungi oleh para wisatawan di Bern:

1. Altstadt (Old Town)

Old Town Bern
Altstadt Bern
Seperti namanya, Altstadt atau Old Town adalah pusat kota Bern pada zaman dahulu, saat kota ini pertama kali dibangun pada abad ke-12. Wilayah Altstadt terletak di Grünes Quatier, di sebuah bukit di tepi Sungai Aare. Berbagai bangunan klasik berasitektur Medieval terdapat di area ini, seperti Münster (Katedral), Zytglogge Tower, Bundeshaus, Bärengraben, Untertorbrücke (Lower Gate Bridge), Nydegg Church, dan Holy Ghost Church. Selain itu, di area ini juga terdapat beberapa air mancur yang dihiasi dengan patung-patung berarsitektur Renaissance, seperti Läuferbrunnen (Runner fountain), Gerechtigkeitsbrunnen (Justice fountain), Vennerbrunnen (Banner Carrier), Mosesbrunnen, Simsonbrunnen, Zähringerbrunnen, Kindlifresserbrunnen, dan Anna Seiler Brunnen. Pada tahun 1983, seluruh wilayah Altstadt dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site dengan nama Old City of Bern.

2. Federal Palace (Bundeshaus)

Swiss Federal Palace
Swiss Federal Palace
Federal Palace, atau Istana Federal, adalah gedung parlemen pemeintahan Swiss yang terletak di Bundesplatz, di tepi Sungai Aare, Bern. Di gedung inilah Swiss Federal Assembly dan Federal Council berkantor. Gedung parlemen berarsitektur Renaissance Revival ini pertama kali dibuka pada tahun 1902. Bangunan ini terdiri atas 1 gedung parlemen pusat, beberapa kantor departemen pemerintahan, serta sebuah perpustakaan. Di bagian tengah bangunan terdapat sebuah kubah yang disebut Hall of Dome yang memiliki tinggi 64 meter. Bagian interior kubah tersebut dihiasi dengan mozaik lambang negara, semboyan negara, serta lambang 22 canton di negara Swiss.


3. Zytglogge (Zeitglockenturm)

Zytglogge, Bern
Zytglogge, Bern
Zytglogge atau Zytglogge Tower adalah sebuah menara jam dan astrolab yang terletak di Bim Zytglogge, wilayah Altstadt (Old Town), Bern. Menara berarsitektur Gothic-Medieval-Baroque ini pertama kali dibangun pada awal abad ke-13. Pada saat itu, selain sebagai clock tower, Zytglogge juga digunakan sebagai menara pengawas dan penjara. Pada abad ke-15, sebuah pintu gerbang ditambahkan pada bagian bawah menara. Keseluruhan struktur bangunan memiliki tinggi 54,5 meter dan dilengkapi dengan 2 bel besar yang berdentang setiap jam. Bagian jam mekanik sendiri dibuat berdasarkan astrolab, dan dibagi menjadi 3 zona: black night sky, deep blue dawn, dan blue day sky. Meski telah mengalami berbagai renovasi selama berabad-abad, tetapi Zytglogge tetap menjadi ladmark utama dan simbol kota Bern hingga saat ini. Zytglogge juga merupakan bagian Old City of Bern dan termasuk dalam UNESCO World Heritage Site.

4. Bärengraben dan BärenPark

Bärengraben dan BärenPark - foto oleh Хрюша
Bärengraben dan BärenPark adalah kebun binatang dan taman penangkaran beruang yang terletak di Grosser Muristalden, wilayah Altstadt (Old Town), Bern. Kebun binatang ini terletak di dekat Nydeggbrücke, tepi Sungai Aare. Bärengraben berbentuk terowongan, sedangkan BärenPark berupa areal terbuka. Bärengraben merupakan alah satu Swiss National Heritage dan telah dibuka sejak tahun 1857. Sedangkan BärenPark relatif baru, dibuka pada tahun 2009. Beruang merupakan hewan penting di Bern dan merupakan simbol kota ini. Bahkan nama Bern sendiri berasal dari kata ‚bären‘ yang berarti beruang, yang digunakan oleh Pangeran Berthold V untuk menamai kota ini. Selain sebagai kebun binatang, di BärenPark juga sering diadakan pertunjukan beruang. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari selama 24 jam.


5. Museum Sejarah Bern (Bernisches Historisches Museum)

Bern Histoical Museum
Bern Historical Museum - foto oleh ZachT
Museum Sejarah Bern atau Bernisches Historisches Museum adalah museum sejarah yang terletak di Helvetiaplatz, Bern. Museum ini merupakan museum sejarah terbesar kedua di Swiss setelah Museum Nasional Swiss di Zurich. Museum ini dibangun pertama kali pada tahun 1894 dengan arsitektur menyerupai kastil klasik di Swiss. Pada tahun 2009, beberapa bagian bangunan ditambahkan pada bangunan utama. Koleksi utama yang ada di museum ini meliputi semua artifak sejarah kota Bern sejak zaman prasejarah. Selain itu juga terdapat beberapa artifak sejarah yang berasal dari Asia, Amerika, Oseania, dan Mesir. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 10 pagi hingga 5 sore.

6. Museum Alpen Swiss (Schweizerisches Alpines Museum)

Swiss Alpine Museum - foto oleh André Schild
Museum Alpen Swiss adalah museum yang juga terletak di Helvetiaplatz, Bern. Tetapi berbeda dengan museum sebelumnya, Museum Alpen Swiss dikhususkan bagi koleksi alam dan kebudayaan wilayah Alpen Swiss. Museum ini pertama kali dibangun pada tahun 1905 oleh Swiss Alpine Club di Zeughausgasse. Setelah itu, pada tahun 1933, museum ini dipindahkan ke lokasi saat ini, Helvetiaplatz. Koleksi yang ditampilkan di museum ini meliputi benda-benda geologi, tektonik, meteorologi, flora dan fauna, kartografi, agrikultur (pertanian), benda-benda yang berkaitan dengan gletser, folklore (cerita rakyat), wisata, olah raga musim dingin, serta semua hal yang berkaitan dengan kondisi alam dan kebudayaan Alpen. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 10 pagi hingga 5 sore.


7. Zentrum Paul Klee

Zentrum Paul Klee, Bern
Zentrum Paul Klee - foto oleh Florian.Arnd
Zentrum Paul Klee adalah museum seni yang terletak Fruchtland, wilayah pinggiran kota Bern. Museum ini didedikasikan untuk menyimpan semua karya seniman Paul Klee (1879 - 1940). Yang unik dari museum ini adalah arsitektur bangunan yang berbentuk 3 riak gelombang, yang membuat Zentrum Paul Klee sebagai landmark utama di Bern. Museum ini pertama kali dibangun pada tahun 2000 dan resmi dibuka pada tahun 2005. Selain karya seni Paul Klee, museum ini juga menyimpan koleksi karya seni Livia Klee-Meyer dan beberapa seniman lainnya. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 10 pagi hingga 5 sore.

8. Kindlifresserbrunnen (Child Eater Fountain)

Kindlifresserbrunnen, Bern
Kindlifresserbrunnen
Kindlifresserbrunnen atau Child Eater Fountain, adalah air mancur yang terletak di Kornhausplatz, wilayah Aldstadt (Old Town), Bern. Sesuai dengan namanya, air mancur ini berbentuk patung seorang ogre (raksasa) pemakan anak-anak. Air mancur ini pertama kali dibangun pada abad ke-16 oleh arsitek Hans Gieng. Pada saat itu, air mancur ini bernama Platzbrunnen (Plaza Fountain). Pada tahun 1666, nama “kindli” yang berarti “children” atau “anak-anak” digunakan, sehingga menjadi Kindlifresserbrunnen atau Children Eater Fountain. Tidak ada yang tahu, mengapa air terjun ini dibuat dengan patung raksasa pemakan anak-anak. Salah satu teori menyebutkan bahwa raksasa tersebut merupakan Krampus, makhluk jahat yang sering memakan anak-anak nakal, yang ada dalam cerita rakyat di negara-negara Alpen.

Nah teman-teman, demikianlan informasi tentang wisata Bern, kota artistik di sepanjang Sungai Aare, Swiss. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar