Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

2016-06-14

8 Area Wisata di Singapura yang perlu Kalian Ketahui

Salam Traveling!

Setelah Indonesia dan Malaysia, sekarang kita menuju ke Singapura. Berbeda dengan negara-negara lainnya, luas wilayah Singapura sangat kecil, sehingga negara ini tidak memiliki provinsi maupun kota, melainkan distrik atau area dengan luas yang lebih kecil.

Singapura adalah negara maju di Asia Tenggara yang terletak di antara Johor Bahru (Malaysia) dan Kepualaun Riau (Indonesia). Negara ini merupakan negara terkaya di Asia Tenggara dengan tingkat kesejahteraan hidup penduduk yang tinggi dan tingkat korupsi yang paling sedikit. Wilayah Singapura dibagi menjadi 5 region: Central Region, East Region, North Region, North-East Region, dan West Region. Ibu kota negara ini juga bernama Singapore. Bahasa resmi yang digunakan oleh penduduk adalah Bahasa Inggris, Mandarin, Melayu, dan Tamil. Mata uang negara ini adalah Dollar Singapura (S$). Bandara internasional utama di Singapura adalah Changi International Airport (SIN) yang jga merupakan salah satu bandara terbaik di Asia.

Ada beberapa area wisata yang perlu teman-teman ketahui jika berkunjung ke Singapura. Berikut 8 di antaranya:

1. Sentosa

Sentosa
Gateway Sentosa
Sentosa adalah sebuah pulau resort seluas 5 km persegi yang terletak di wilayah selatan negara Singapura. Nama "Sentosa" sendiri diambil dari Bahasa Sansakerta yang berarti "damai dan tenang". Di pulau ini terdapat berbagai macam objek wisata. Salah satunya adalah pantai artifisial sepanjang 2 km yang dilengkapi dengan shelter. Pantai ini dibagi menjadi 3 bagian: Palawan Beach, Siloso Beach, dan Tanjong Beach. Selain itu di pulau ini juga terdapat Tiger Sky Tower, Butterfly Park and Insect Kingdom, Sentosa Merlion, Underwater World and Dolphin Langoon, The Wings of Time Show, Sentosa 4D Anventureland, Fort Siloso, Madame Tussauds Singapore, dan Resort World Sentosa yang di dalamnya terdapat Universal Studios Singapore.


2. Marina Bay

Marina Bay, Singapore
Marina Bay
Marina Bay atau Teluk Marina adalah sebuah teluk yang terletak di Central Area, Singapura. Singapore River bermuara di teluk ini. Marina Bay memiliki luas area sekitar 360 hektar dan dikelilingi oleh berbagai gedung tinggi (skyline) serta landmark utama di negara Singapura, termasuk Merlion Park dan Singapore Flyer. Beberapa skyline utama yang bisa dilihat dari teluk ini antara lain Marina Bay Sands, Esplanade Theatres, Gardens by the Bay, ArtScience Museum, Asia Square, Bayfront Bridge, The Fullerton Hotel, dan The Helix Bridge. Tetapi yang paling terkenal adalah Marina Bay Sands, sebuah integrated resort yang dikembangkan oleh Las Vegas Sands. Pada bagian atas bangunan terdapat SkyPark sepanjang 340 meter dan infinity swimming pool sepanjang 150 meter yang dapat menampung sekitar 3.900 pengunjung. Untuk mencapai Marina Bay bisa menggunakan bis dan MRT.


3. Orchard Road

Orchard Road
Orchard Road
Orchard Road, dalam Bahasa Melayu disebut dengan Jalan Kebun, adalah sebuah jalan besar (boulevard) sepanjang 2,2 km yang terletak di Central Area. Area ini merupakan salah satu pusat retail dan entertainment utama di Singapore. Hampir semua shopping center ternama ada di Orchard Road seperti Plaza Singapura, Lucky Plaza, Far East Plaza, Ngee Ann City, 313@Somerset, Orchard Point dan masih banyak lagi. Berbaga hotel ternama juga terletak di area ini seperti Grand Hyatt, Marriot, Mandarin Orchard, Four Seasons, dan Shangri-La. Untuk menuju ke Orchard Road cukup mudah, bisa menggunakan MRT dan turun di stasiun Orchard, Somerset, atau Dhoby Ghaut. Atau bisa juga dengan bis SBS Transit atau SMRT yang melewati Orchard Road.


4. Bugis Street

Bugis Street, Singapura
Bugis Street - foto oleh Groyn88
Sama seperti Orchard Road, Bugis Street atau Bugis, juga merupakan pusat perbelanjaan yang serin dikunjungi oleh para traveler di Singapura. Wilayah Bugis Street terbentang mulai dari Tanjong Pagar hingga ke Jalan Sultan. Nama Bugis diambil dari nama suku Bugis, salah satu suku asli Sulawesi Selatan yang dahulu sering berlayar hingga ke wilayah ini. Setelah Perang Dunia II, para hawker dan pedagang mulai berkumpul di area ini untuk menjual makanan serta dagangan mereka. Sejak saat itu, berbagai pertokoan, mall, restoran, dan pasar malam mulai memenuhi area ini. Wilayah Bugis Street dibagi menjadi beberapa bagian yatu Bugis Village, Bugis Square, Bugis Junction, Parco Bugis Junction, Bugis MRT Station, Bugis Backpackers, Bugis Pasar Malam, New Bugis Street, dan New Bugis Food Village.


5. Kampong Glam

Kampong Glam, Singapura
Kampong Glam
Kampong Glam adalah area wisata yang terletak di wilayah Rochor, sebelah utara Singapore River. Area ini merpakan komunitas penduduk Muslim Melayu di Singapura. Nama Kampong Glam berasal dari Bahasa Melayu “kampong” dan “glam”; “kampong” berarti kampung atau desa, dan “glam” atau “gelam” berarti pohon cajuput. Di area ini terdapat 2 landmark dan objek wisata utama di Singapura yaitu Masjid Sultan yang merupakan masjid terbesar di SIngapura, serta Istana Kampong Glam. Kedua bangunan tersebut dibangun oleh Sultan Hussein Shah dari Johor. Selain kedua bangunan bersejarah tersebut, landmark dan objek wisata lainnya di Kampong Glam antara lain Gedung Kuning, Malay Heritage Centre, Arab Street, Baghdad Street, dan Bussorah Street.


6. Riverside / Civic District

Riverside, Singapura
Riverside
Riverside atau Civic District adalah area di sekitar Singapore River, wilayah Central Area. Di sebelah utara sungai merupakan area bersejarah, dimana Kolonial Inggris pertama kali mendarat di Singapura, yang pada saat itu dipimpin oleh Sir Stamford Raffless. Pada saat ini, area tersebut didominasi oleh bangunan-bangunan pemerintahan. Sedangkan area di sebelah selatan sungai didominasi oleh gedung-gedung tinggi pencakar langit (skycraper). Di Riverside terdapat 3 jalan utama yang sering dikunjungi oleh para wisatawan yaitu Boat Quay, Clarke Quay, dan Roberston Quay. Beberapa landmark utama di Riverside antara lain Merlion Park, Cavenagh Bridge, Raffles Statue, Asian Civilization Museum, Mint Museum of Toys, Peranakan Museum, Victoria Theatre and Concert Hall, dan 1-Altitude Viewing Gallery.


7. Little India

Little India, Singapura
Little India
Seperti namanya, Little India merupakan komunitas penuduk etnis Tamil India di Singapura. Dalam Bahasa Tamil, area ini lebih dikenal dengan nama Tekka. Little India terletak di 2 area: pertama di sebelah timur Singapore River, di seberang Chinatown; dan kedua di seblah barat Singapore River, di sebelah utara Kampong Glam. Kedua area teresebut termasuk dalam wilayah Rochor. Little India pada awalnya dibangun oleh Kolonial Inggris para imigran Tamil di Singapura. Pada saat itu, area tersebut bernama Chulia Kampong. Seiring berjalannya waktu, area Chulia Kampong semakin padat sehingga hampir semua penduduk etnis Tamil pindah ke area Little India yang ada saat ini. Beberapa landmark utama di area ini antara lain Serangoon Road, Mustafa Centre, Tekka Market, City Square Mall, dan Farrer Park.


8. Chinatown

Chinatown, Singapura
Chinatown - foto oleh C1815
Seperti namanya, Chinatown merupakan komunitas penduduk asli etnis Cina / Tionghoa di Singapura. Chinatown terletak di wilayah Central Area, mulai dari Pagoda Street hingga ke Smith Street. Dalam Bahasa Cina, area ini disebut dengan Niu Che Sui, dan dalam Bahasa Melayu, dikenal dengan nama Kreta Ayer. Berbeda dengan mayoritas penduduk etnis Tionghoa di Singapura yang menggunakan dialek Hokkien, di Chinatown, penduduk lokal umumnya menggunakan dialek Kanton. Beberapa landmark utama di area ini antara lain Buddha Tooth Relic Temple, Chinatown Heritage Centre, Jamae Mosque, Pinnacle@Duxton Skybridge, Red Dot Design Museum, Singapore Coin and Notes Museum, Sri Mariamman Temple, Thian Hock Keng Temple, Singapore City Gallery, dan Baba House.

Nah, itulah 8 area wisata yang perlu kalian ketahui jika berkunjung di Singapura. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!


Indeks Artikel






Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar