Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

2016-09-26

Wisata Lisbon, Kota Klasik di Tepi Muara Sungai Tagus, Portugal

Salam Traveling!

Setelah Spanyol, sekarang kita menuju ke negara selanjutnya di Semenanjung Iberia, yaitu Portugal. Dan kota yang kita tuju pertama kali adalah ibu kota negara, Lisbon.

Lisbon (Lisboa) adalah ibu kota sekaligus merupakan kota terbesar di Portugal. Secara geografis, Lisbon terletak di wilayah barat-daya Portugal, di tepi Samudra Atlantik dan muara Sungai Tagus (Ribeira). Jumlah penduduk kota ini sekitar 545 ribu jiwa pada tahun 2011. Lisbon merupakan salah satu kota tertua di wilayah Eropa Barat, sama seperti London, Paris, dan Roma. Dengan kota-kota lain di negara ini, Lisbon dihubungkan melalui jalur high-speed rail Alfa Pendular. Salah satu bandara internasional utama Portugal, Lisbon Portela Airport (LIS), terletak di wilayah kota ini.

Landmark dan tempat wisata yang sering dikunjungi oleh para traveler di Lisbon (Lisboa) antara lain:

1. Jerónimos Monastery

Jerónimos Monastery, Lisbon
Jerónimos Monastery - foto oleh Alvesgaspar
Jerónimos Monastery (Mosteiro dos Jerónimos) adalah sebuah biara (monastery) yang terletak di Praça do Impéiro, Lisbon. Biara ini pertama kali dibangun pada tahun 1495 oleh para biarawan Saint Jerome atau atau Hieronymites, sehingga juga sering disebut sebagai Hieronymites Monastery. Biara ini dibangun di dekat Sungai Tagus, di wilayah parish Belém. Di kompleks biara ini juga dibangun sebuah gereja yang disebut Gereja Santa Maria. Pintu masuk utama ke kompleks ini adalah South Portal, yang terletak di bagian selatan. Jerónimos Monastery, bersama dengan Belém Tower yang terletak di sebelahnya, merupakan bangunan berarsitektur Manueline Gothic yang masih tersisa di Portugal. Kedua bangunan ini dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site pada tahun 1983. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore.

2. Belém Tower

Belém Tower, Lisbon
Belém Tower - foto oleh Alvesgaspar
Belém Tower (Torre de Belém), atau Tower of St Vincent, adalah sebuah menara yang terletak di Avenida da Brasília, Lisbon. Sama seperti Jerónimos Monastery, Belém Tower juga terletak di wilayah parish Belém, tepatnya di sebuah pulau kecil di tepi muara Sungai Tagus. Menara ini pertama kali dibangun pada awal abad ke-16 atas perintah King John II. Menara ini dibangun sebagai bagian dari benteng pertahanan di muara Sungai Tagus, sekaligus sebagai pintu gerbang masuk ke wilayah kota Lisbon. Struktur menara ini dibuat dari batu kapur dengan tinggi 30 meter. Sama seperti Jerónimos Monastery, Belém Tower juga dimasukkan ke dalam UNESCO Wolrd Heritage Site pada tahun 1983. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore.


3. São Jorge Castle

São Jorge Castle, Lisbon
São Jorge Castle - foto oleh fulviusbsas
São Jorge Castle (Castelo de São Jorge), juga dikenal dengan nama Lisbon Castle, adalah sebuah kastil Moor yang terletak di Rua de Santa Cruz do Castelo, Lisbon. Kastil ini terletak di atas bukit, dan dari bukit tersebut, pengunjung bisa melihat dengan jelas seluruh wilayah kota Lisbon dan Sungai Tagus. Menurut penelitian arkeologis, kastil di bukit ini telah ada sejak 2 abad sebelum Masehi. Tetapi bangunan kastil yang ada saat ini, baru dibangun pada abad ke-10 oleh bangsa Moor. Pada saat Reconquista, seluruh wilayah Lisbon termasuk São Jorge Castle selanjutnya dikuasai oleh Kerajaan Portugal. Kompleks kastil ini berbentuk persegi dan dikelilingi oleh tembok sehingga menyerupai benteng pertahanan. Selain bangunan utama, di kompleks kastil ini juga terdapat beberapa bangunan tambahan, taman-taman, dan halaman. Tempat wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam.

4. Lisbon Baixa

Lisbon Baixa
Lisbon Baixa - foto oleh Osvaldo Gago
Lisbon Baixa, atau Pombaline Lower Town, merupakan area wisata yang terletak di Rua Augusta, pusat kota Lisbon. Area seluas 23 hektar ini membentang mulai dari Praça do Comércio di sebelah selatan, hingga ke Rossio Square, Figueira Square, dan Avenida da Liberdade di sebelah utara. Lisbon Baxia pertama kali dibangun setelah terjadinya gempa bumi di Lisbon pada tahun 1755. Bangunan-bangunan yang ada di area ini dibangun dengan arsitektur tahan gempa, sehingga Lisbon Baxia menjadi salah satu contoh area yang resistan terhadap gempa. Selain itu, di area ini terutama Avenida da Liberdade, terdapat berbagai cafe, kedai makanan, dan toko, yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan.


5. Rossio Square

Rossio Square, Lisbon
Rossio Square - foto oleh Thomas
Rossio Square, atau lebih dikenal dengan nama Pedro IV Square (Praça de D. Pedro IV), adalah sebuah lapangan yang terletak di area Lisbon Baixa, pusat kota Lisbon. Lapangan ini telah ada sejak abad ke-13, dan sejak saat itu, Rossio Square telah menjadi salah satu area penting dan bersejarah. Di lapangan ini pernah diadakan berbagai perayaan, pemberontakan, bullfight, hingga eksekusi. Saat ini, Rossio Square area wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan di Lisbon. Nama lapangan ini diambil dari nama raja Portugal, King Pedro IV. Di bagian tengah lapangan terdapat patung King Pedro IV dan sebuah air mancur yang dilengkaoi dengan patung perunggu. Di sekitar lapangan ini juga terdapat Maria II Theatre, Public Gardens, dan Rossio Train Station.

6. Calouste Gulbenkian Museum

Calouste Gulbenkian Museum, Lisbon
Calouste Gulbenkian Museum - foto oleh Osvaldo Gago
Calouste Gulbenkian Museum (Museu Calouste Gulbenkian) merupakan museum seni yang terletak di Avenida de Berna, wilayah parish Avenidas Novas, Lisbon. Museum ini pertama kali dibangun pada tahun 1957 bersama dengan taman Parque de Santa Gertrudes. Nama museum ini diambil dari nama Calouste Gulbenkian, seorang saudagar dan dermawan Inggris - Armenia, yang menyumbangkan semua koleksi seninya untuk pembangunan museum ini. Koleksi yang ada di museum ini meliputi karya seni kuno yang berasal dari wilayah Mesir, Romawi, Mesopotamia, Persia, dan Armenia, serta karya seni modern Eropa, termasuk di antaranya lukisan-lukisan Rembrandt, Auguste Rodin, dan Domenico Ghirllandaio. Di taman depan museum terdapat Calouste Gulbenkian, pendiri museum ini. Tempat wisata ini dibuka setiap hari Rabu hingga Senin, mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore.


7. Praça do Comércio

Praça do Comércio, Lisbon
Praça do Comércio - foto oleh Diego Delso
Praça do Comércio (Commerce Square) adalah sebuah lapangan yang terletak di pusat kota Lisbon. Lapangan seluas 3,5 hektar ini terletak tepat di tepi muara Sungai Tagus, serta berbatasan dengan Lisbon Baixa di sebelah utara. Lapangan ini dulunya bernama Torreiro do Paço (English Yard) karena merupakan lokasi Paços da Ribeira (Royal Riberia Palace) sebelum bangunan tersebut hancur saat terjadi gemba bumi Lisbon pada tahun 1755. Setelah gempa bumi tersebut, Praço do Comércio dibangun kembali dengan arsitektur yang serupa Lisbon Baixa. Di bagian tengah lapangan, terdapat patung King José I, pemimpin Portugal pada saat itu. Di lapangan ini juga terdapat monumen Arco da Rua Augusta, yang merupakan pintu gerbang menuju ke Rua Augusta di Lisbon Baixa.

8. Palácio Fronteira

Palácio Fronteira, Lisbon
Palácio Fronteira - foto oleh kkmarais
Palácio Fronteira, nama lengkapnya Palácio dos Marqueses de Fronteira, adalah sebuah istana yang terletak di Largo São Domingos de Benfica, Lisbon. Kompleks istana seluas 5,5 hektar ini terletak di area yang sangat tenang, di dekat Monsato Forest Park. Palácio Fronteira pertama kali dibangun pada tahun 1671 sebagai kediaman pribadi Dom João de Mascarenhas, marquis pertama Fronteira. Di sekeliling bangunan utama, terdapat taman-taman yang dihiasi dengan berbagai macam tanaman, patung, dan air mancur. Di bagian taman juga terdapat 7 patung planet yang diasosiasikan dengan dewa-dewa Yunani yaitu Diana (Bulan), Merkurius, Aphrodite (Venus), Apollo (Matahari), Mars, Iupiter, dan Chronos (Saturnus). Karena masih digunakan sebagai tempat tinggal, tidak semua bagian bangunan yang dibuka bagi publik, hanya beberapa ruangan, perpustakaan, dan taman. Tempat wisata ini dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 11 pagi hingga 1 siang.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang Wisata Lisbon (Lisboa), kota klasik di muara Sungai Tagus, Portugal. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar