Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

September 21, 2016

Wisata Madrid, Kota Klasik di Sepanjang Sungai Manzanares, Spanyol

Salam Traveling!

Setelah Jerman, Belanda, UK, dan Prancis, sekarang kita menuju ke negara Eropa selanjutnya, yaitu Spanyol. Dan kota pertama yang akan kita tuju adalah ibu kota negara, Madrid.

Madrid adalah ibu kota negara Spanyol serta merupakan kota terbesar di community Madrid. Secara geografis, Madrid terletak di sepanjang Sungai Manzanares, wilayah tengah Spanyol. Jumlah penduduk kota ini sekitar 3,2 juta jiwa pada tahun 2015. Sebagai ibu kota negara, di Madrid terletak kantor pusat pemerintahan dan kediaman resmi keluarga Kerajaan Spanyol (Royal Palace). Bagi penggemar sepak bola, Madrid pasti sudah tidak asing lagi. Dua klub sepak bola utama Eropa, Real Madrid dan Atlético Madrid, berasal dari kota ini. Bandara internasional utama di Spanyol, Adolfo Suaréz Madrid-Barajas Airport (MAD), terletak di kota ini, tepatnya di Av de la Hispanidad, sekitar 15 km dari pusat kota.

Landmark dan tempat wisata yang sering dikunjungi oleh para traveler di Madrid antara lain:

1. Plaza Mayor

Plaza Mayor, Madrid
Plaza Mayor Madrid - foto oleh Sebastian Dubiel
Plaza Mayor, atau Main Square, adalah sebuah lapangan (plaza) yang terletak di pusat kota Madrid. Lapangan ini pertama kali dibangun pada abad ke-17, pada masa pemerintahan King Philip III. Pada awalnya, lapangan ini bernama Plaza del Arrabal, tetapi kemudian lebih dikenal dengan nama Plaza Mayor. Lapangan ini berbentuk segi empat dengan ukuran 129 m x 94 m, dan hanya berjarak beberapa blok dari salah satu lapangan kota lainnya lainnya, yaitu Puerta del Sol. Plaza Mayor dikelilingi oleh kompleks bangunan berlantai 3 dengan 237 balkon, salah satunya adalah Casa de la Panderia (Bakery House). Di bagian tengah lapangan, terdapat sebuah patung King Philip III. Untuk memasuki lapangan ini, tersedia 9 pintu masuk yang bisa diakses oleh para pengunjung.

2. Royal Palace Madrid

Royal Palace Madrid
Royal Palace Madrid - foto oleh Superchilum
Royal Palace Madrid, atau Palacio Real de Madrid, adalah istana kediaman resmi keluarga Kerajaan Spanyol yang terletak di Calle de Bailén, pusat kota Madrid. Meski demikian, King Felipe VI, Raja Spanyol saat ini, beserta keluarganya tidak menggunakan istana ini sebagai tempat tinggal, tetapi hanya digunakan untuk kegiatan dan upacara kenegaraan. King Felipe VI dan keluarganya sendiri lebih memiliki Palacio de la Zarzuela, yang terletak di wilayah pinggiran kota Madrid, sebagai tempat tinggal. Royal Palace Madrid pertama kali dibangun pada tahun 1735 dengan arsitektur Baroque Classic. Luas keseluruhan bangunan sekitar 13,5 hektar, serta memiliki 3.418 ruangan, tetapi hanya beberapa ruangan yang dibuka untuk publik. Halaman luar istana dibagi menjadi beberapa bagian yaitu Plaza de la Almería, Plaza de Oriente, Campo del Moro Gardens, dan Sabatini Gardens. Tempat wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 8 malam.


3. Museo Nacional Del Prado

Museo Nacional Del Prado, Madrid
Museo Nacional Del Prado - foto oleh Schnäggli
Museo Nacional Del Prado adalah museum seni nasional yang terletak di Paseo del Prado, pusat kota Madrid. Museum ini merupakan museum utama Spanyol karena memiliki koleksi karya seni terbaik Eropa yang berasal dari abad ke-12 hingga abad ke-20. Koleksi tersebut sebelumnya merupakan koleksi kerajaan (Spanish Royal Collection) yang merupakan karya seni terbaik di wilayah Spanyol. Museo Nacional Del Prado pertama kali dibuka pada tahun 1819. Jumlah total koleksi yang terdapat di museum ini yaitu 7.600 lukisan, 1.000 patung, 4.800 print-out, dan 8.200 gambar. Beberapa koleksi utama museum antara lain merupakan karya Francisco de Goya, Diego Velázquez, El Greco, Titian, dan Hieronymus Bosch. Tempat wisata ini dibuka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 8 malam.

4. Museo Thyssen-Bornemisza

Museo Thyssen-Bornemisza, Madrid
Museo Thyssen-Bornemisza - foto oleh Luis García
Museo Thyssen-Bornemisza, atau sering disingkat dengan Thyssen, juga merupakan museum seni yang terletak di Paseo del Prado, pusat kota Madrid. Di Paseo del Prado terdapat 3 museum yaitu Museo Del Prado, Museo Thyssen-Bornemisza, dan Galeri Reina Sofia, sehingga area ini sering dijuluki sebagai Golden Triangle of Art. Museum Thyssen sendiri pertama kali dibuka pada tahun 1992. Museum ini dibangun untuk menyimpan koleksi seni yang tidak dimiliki oleh Museo Del Prado dan Galeri Reina Sofia. Koleksi tersebut meliputi karya seni yang berasal dari seniman Italia, Inggris, Belanda, Jerman, serta lukisan-lukisan beraliran Impressionist dan Expressionist yang berasal dari seniman Eropa dan Amerika. Jumlah total koleksi yang ada di museum ini sekitar 1.600 item. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 7 malam.


5. Buon Retiro Park

Buon Retiro Park, Madrid
Buon Retiro Park - foto oleh Carlos Delgado
Buon Retiro Park, atau Parque del Buen Retiro, adalah taman kota yang terletak di Plaza de la Indenpendencia, pusat kota Madrid. Taman yang juga dikenal dengan nama El Retiro ini merupakan taman terbesar di kota Madrid dengan luas 140 hektar. Taman ini pertama kali dibangun pada tahun 1505 pada masa pemerintahan Ratu Isabella I. Pada saat itu, taman ini digunakan sebagai tempat rekreasi bagi keluarga Kerajaan Spanyol hingga akhir abad ke-19. Setelah itu, Buon Retiro Park kemudian dibuka ke publik dan dijadikan sebagai taman kota. Di area taman ini terdapat berbagai patung, monumen, galeri, serta sebuah danau. Yang terkenal adalah Monument to Alfonso, Paseo de la Argentina, Avenida de México, Palacio de Cristal, Rosaleda del Retiro, dan Casita del Pescador.

6. Templo de Debod

Templo de Debod, Madrid
Templo de Debod - foto oleh jiuguangw
Templo de Debod, atau Temple of Debod, adalah sebuah kuil kuno Mesir yang terletak di Calle Ferraz, Madrid. Kuil ini sebenarnya dibangun di tepi Sungai Aswan, Mesir, tidak jauh dari air terjun Sungai Nil. Kuil tersebut dibangun sekitar 200 tahun sebelum Masehi dan dipersembahkan bagi Dewa Isis. Pada tahun 1960, dengan dibangunnya bendungan Sungai Aswan, banyak situs arkeologis di sekitar sungai yang harus dihancurkan. Sehingga UNESCO menawarkan berbagai negara di dunia untuk menyelamatkan situs-situr arkeologis tersebut, salah satunya adalah Spanyol, yang membangun kembali kuil Abu Simbel atau Temple of Debod. Pada tahun 1970, Templo of Debod kemudian dibangun kembali di Parque del Oeste, Madrid, tidak jauh dari Royal Palace. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10 pagi hingga 2 siang.


7. Puerta del Sol

Puerta del Sol, Madrid
Puerta del Sol - foto oleh multisanti
Selain Plaza Mayor, lapangan lainnya di Madrid yang juga sering dikunjungi oleh para traveler adalah Puerta del Sol, yang juga merupakan pusat kota ini (Km 0). Nama lapangan ini berarti “Gates of the Rising Sun”, atau “pintu gerbang matahari terbit”. Lapangan ini pada awalnya merupakan salah satu pintu gerbang pada dinding kota Madrid yang dibangun pada abad ke-15. Karena pintu gerbang tersebut menghadap ke timur sehingga disebut sebagai Puerta del Sol. Di lapangan ini terdapat berbagai landmark dan monumen penting seperti Old Post Office, kantor pemerintah community Madrid, patung King Charles III, dan sebuah tanda kilómetro cero (kilometer 0). Tidak jauh dari lapangan ini, terletak Plaza Mayor, Royal Palace, gedung parlemen, dan stasiun kereta Atocha.

8. Santiago Bernabéu Stadium

Santiago Bernabéu Stadium, Madrid
Santiago Bernabéu Stadium - foto oleh U g g B o y
Tempat wisata terakhir adalah Santiago Bernabéu Stadium, markas salah satu klub sepak bola raksasa Eropa, Real Madrid C.F, yang terletak di Avenue de Concha Espina, distrik Chamartín, Madrid. Stadion ini pertama kali dibuka pada tahun 1947 meskipun klub Real Madrid sendiri telah berdiri sejak tahun 1902. Santiago Bernabéu memiliki kapasitas 81.044 kursi, yang dilengkapi dengan 245 executive suite. Stadion ini merupakan salah satu stadion sepak bola bergengsi di dunia. Di sini pernah dilangsungkan 4 kali pertandingan final Piala Eropa dan 1 kali pertandingan final Piala Dunia. Untuk mencapai stadion ini, pengunjung bisa menggunakan metro Line 10, lalu turun di stasiun Santiago Bernabéu.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang Wisata Madrid, kota klasik di sepanjang Sungai Manzanares, Spanyol. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar