Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Oktober 20, 2016

Wisata Venezia, Destinasi Romantis dengan Ratusan Kanal di Italia

Salam Traveling!

Selain Amsterdam, Belanda, salah satu destinasi wisata di Eropa yang terkenal dengan wisata kanalnya adalah Venezia, Italia.

Venezia merupakan sebuah commune sekaligus ibu kota region Veneto, sebuah region yang terletak di wilayah utara Italia. Venezia merupakan salah satu kota yang unik di dunia karena letaknya di sebuah lagoon yang disebut Laguna Veneta (Venetian Lagoon). Lagoon sendiri merupakan area perairan laut yang memasuki wilayah daratan dan dibatasi oleh pulau-pulau kecil. Lagoon Veneta terbentuk dari perairan Laut Adriatik dan 2 muara sungai, yaitu Po dan Piave. Pada tahun 1987, area lagoon ini dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site, dengan nama Venice and its Lagoon.

Venezia, Italia
Venezia - foto oleh chensiyuan
Area Venezia terdiri atas 117 pulau kecil yang dipisahkan oleh ratusan kanal, dan dihubungkan oleh ratusan jembatan, sama seperti Amsterdam. Bedanya, jika di kanal-kanal di Amsterdam merupakan buatan manusia, maka kanal-kanal di Venezia terbentuk secara alami. Sejak 600 tahun yang lalu, kanal-kanal ini telah menjadi sarana transportasi utama yang digunakan oleh penduduk. Keindahan panorama kanal, dipadu dengan arsitektur bangunan-bangunan khas Italia, serta karya-karya seni yang ada di kota ini, menjadikan Venezia sebagai salah satu destinasi wisata favorit para traveler di dunia. Salah satu kanal utama yang sering dikunjungi adalah Grand Canal yang bisa ditelusuri dengan menggunakan perahu tradisional Italia, yang disebut gondola.

Jumlah penduduk Venezia sekitar 264 ribu jiwa pada tahun 2014. Wilayah kota ini dibagi ke dalam 6 sektor; 2 sektor di area lagoon yaitu Venezia-Murano-Burano (Venezia insurale) dan Lido-Pellestrina (Venezia litorale); serta 4 sektor di daratan utama (terraferma) yaitu Favaro Veneto, Mestre-Carpenedo (Mestre centro), Chirignago-Zelarino, dan Marghera.

Beberapa landmark dan objek wisata utama yang sering dikunjungi oleh wisatawan di Venezia antara lain:

1. Canal Grande (Grand Canal)

Canal Grande, Venezia
Canal Grande - foto oleh Prabir2011
Canal Grande (Grand Canal) atau Canalasso merupakan kanal utama di seluruh kanal yang terdapat di Laguna Veneta, Venezia. Kanal ini membentang mulai dari lembah sungai San Marco hingga ke stasiun kereta Santa Lucia yang terletak di dekat lagoon. Total panjang keseluruhan kanal mencapai 3,8 meter, dengan lebar mulai dari 30 m – 60 m, dan kedalaman rata-rata 5 meter. Di sepanjang kanal ini terdapat sekitar 180 bangunan klasik yang telah dibangun sejak abad ke-13 hingga abad ke-18. Di antara semua bangunan tersebut, terdapat beberapa bangunan penting seperti Palazzi Barbaro, Ca‘ Rezzonico, Ca‘ d’Oro, Palazzo Dario, dan Ca‘ Foscari. Alat transportasi yang digunakan oleh para wisatawan untuk menyusuri kanal ini antara lain water bus (vaporetti), water taxi, dan gondola.

2. Piazza San Marco (St Mark’s Square)

Piazza San Marco, Venezia
Piazza San Marco - foto oleh
Piazza San Marco (St Mark’s Square), atau lebih dikenal dengan nama La Piazza, adalah sebuah lapangan publik yang terletak di Venezia, tepat di tepi lagoon. Lapangan yang telah ada sejak abad ke-8 ini merupakan salah satu area terbuka utama di kota ini, selain Piazzetta dan Piazzale Roma. Piazzeta sendiri terletak tepat di sebelah Piazza San Marco, tepatnya di ujung tenggara lapangan ini. Di area ini terdapat berbagai bangunan dan monumen penting, di antaranya Gereja Basilica San Marco (St Mark), menara Campanile di San Marco, dan sebuah clock tower yang dikenal dengan nama Torre dell’Orologio.

3. Palazzo Ducale (Doge’s Palace)

Palazzo Ducale, Venezia
Palazzo Ducale - foto oleh Andrew Balet
Palazzo Ducale (Doge’s Palace) merupakan bangunan istana berarsitektur Gothic Venetian yang terletak di Piazza San Marco, tepat di tepi Lagoon Venezia. Istana ini pertama kali dibangun pada tahun 1340 sebagai kediaman resmi Doge (Pangeran) Venezia. Pada tahun 1923, bangunan ini kemudian diubah menjadi museum dan dikelola oleh Fondazione Musei Civici di Venezia bersama dengan 10 museum lainnya yang ada di kota ini. Pojok bangunan yang terletak tepat di tepi lagoon merupakan bagian bangunan yang paling tua, yang tetap ada hingga saat ini. Bagian tersebut dihiasi dengan beberapa patung yang dibuat pada abad ke-14.

4. Ponte di Rialto (Rialto Bridge)

Ponte di Rialto, Venezia
Ponte di Rialto
Ponte di Rialto (Rialto Bridge) merupakan satu dari empat jembatan yang membentang di atas Grand Canal, Venezia. Jembatan ini menghubungkan wilayah sestiere San Polo dan San Marco. Ponte di Rialto juga merupakan jembatan tertua dari keempat jembatan yang ada di kanal ini. Jembatan ini pada awalnya hanyalan sebuah jembatan ponton sederhana yang dibuat pada tahun 1181 dengan nama Ponte della Moneta. Kemudian pada tahun 1588, Ponte di Rialto dibangun kembali dengan struktur dan desain seperti yang ada pada saat ini. Panjang total jembatan ini adalah 31,8 meter, dengan lebar 8,9 meter dan tinggi 7,3 meter. Struktur keseluruhan jembatan dibuat dari batu, dengan desain bertipe arch yang dilengkapi dengan sebuah portico (serambi) pada bagian tengah jembatan.

5. San Giorgio Maggiore

San Giorgio Maggiore, Venezia
San Giorgio Maggiore
San Giorgio Maggiore adalah sebuah pulau kecil dari ratusan pulau yang terletak di lagoon Venezia. Pulau ini terletak di sebelah selatan gugusan pulau utama, serta dikelilingi oleh Canale della Grazia, Canale della Giudecca, lembah sungai San Marco, dan wilayah selatan lagoon Venezia. Secara administratif, San Giorgio Maggiore termasuk dalam wilayah sestiere San Marco. Landmark utama yang ada di pulau ini adalah sebuah gereja yang juga bernama San Giorgio Maggiore, yang telah dibangun sejak tahun 982.


Cara Mencapai Venezia

Stasiun Santa Lucia, Venezia
Stasiun Santa Lucia, Venezia - foto oleh Marc Ryckaert
Dari ibu kota Italia, Roma, maupun Milan, Venezia bisa dicapai dengan menggunakan kereta dan pesawat udara. Jika menggunakan kereta, dari Roma membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam, dan dari Milan membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Para wisatawan bisa turun di stasiun Santa Lucia yang terletak di area lagoon, atau di stasiun Mestre yang terletak di wilayah terraferma (daratan utama ). Tetapi pada umumnya wisatawan turun di stasiun Santa Lucia, karena stasiun ini letaknya tidak jauh area pusat transportasi di Venezia yaitu Piazzale Roma. Selain itu, stasiun Santa Lucia juga merupakan stasiun terkahir bagi kereta Venice Simplon Orient Express yang berangkat dari London dan Paris.

Marco Polo Airport, Venezia
Venice Marco Polo Airport - foto oleh Yoshimasa Niwa
Jika menggunakan pesawat udara, di Venezia terdapat 2 bandara. Yang pertama adalah Venice Marco Polo Airport (VCE) yang merupakan bandara internasional utama. Bandara ini terletak di wilayah Tessera, di dekat Mestre. Karena letaknya di daratan utama dan jauh dari lagoon, pengunjung yang tiba di bandara ini harus menggunakan bis ATVO atau ACTV jika ingin menuju menuju ke Piazzale Roma yang terletak di dekat lagoon. Dan jika ingin menuju ke Venezia-Lido-Murano, pengunjung bisa menggunakan motor boat Alilaguna. Bandara kedua adalah Treviso-San’t Angelo Airport (TSF) yang terletak di wilayah Treviso dan berukuran lebih kecil. Dari bandara ini, pengunjung bisa menggunakan bis menuju ke stasiun kereta terdekat, yaitu Treviso Centrale. Atau bisa juga menggunakan bis untuk menuju ke Venezia.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang wisata Venezia, destinasi romantis dengan ratusan kanal di Italia. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya !




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar