Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

November 30, 2016

Wisata Nagoya, Kota Industri di Prefektur Aichi, Jepang

Salam Traveling!

Masih di Jepang, setelah Tokyo, Kyoto, Osaka, dan Sapporo, sekarang kita menuju ke destinasi wisata selanjutnya, yaitu Nagoya.

Nagoya (Nagoya-shi) merupakan ibu kota Prefektur Aichi (Aichi-ken), serta merupakan kota terbesar ketiga di Jepang setelah Tokyo dan Osaka. Kota ini merupakan pusat industri dan manufaktur di Pulau Honshu. Jumlah penduduk Nagoya sekitar dari 2,2 juta jiwa pada tahun 2015. Secara geografis, Nagoya terletak di Teluk Ise, region Chubu, wilayah tengah Pulau Honshu. Tiga orang samurai yang berhasil menyatukan Jepang: Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu; berasal dari wilayah Nagoya. Sejak Restorasi Meiji, Nagoya telah menjadi pusat industri utama di Jepang. Dua produsen mobil ternama dunia, Toyota dan Mitsubishi, memiliki kantor pusat di Nagoya. Dari kota-kota besar di Asia, Nagoya bisa dicapai dengan menggunakan pesawat udara melalui bandara Chubu International Airport (NGO).

Berikut beberapa tempat wisata favorit yang sering dikunjungi oleh para traveler di Nagoya :

1. Nagoya Castle

Nagoya Castle
Nagoya Castle - foto oleh 名古屋太郎
Nagoya Castle (Nagoya-jo) adalah sebuah kastil Jepang yang terletak di Honmaru, Naka-ku, Nagoya. Kastil ini pertama kali dibangun pada tahun 1610 dan merupakan salah satu kastil penting selama periode Edo di Jepang. Nagoya Castle pertama kali dibangun dan dikuasai oleh klan Owari, salah satu cabang klan Tokugawa. Setelah itu, kastil ini kemudian jatuh ke tangan pemerintah dan hingga saat ini dikelolah oleh pemerintah kota Nagoya. Pada saat Perang Dunia II di tahun 1945, Nagoya Castle sempat dihancurkan oleh tentara Amerika Serikat. Tetapi, beberapa tahun setelah itu. kastil ini kemudian direkonstruksi kembali. Kompleks kastil ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu Honmaru, Ninomaru, Nishinomaru, dan Sannomaru. Sama seperti Osaka Castle, Nagoya Castle juga merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan bunga sakura pada saat festival Hanami di musim semi.

2. Kuil Atsuta

Kuil Atsuta, Nagoya
Kuil Atsuta, Nagoya - foto oleh Bariston
Kuil Atsuta (Atsuta Jingu) merupakan kuil Shinto yang terletak di Atsuta-ku, Nagoya. Kuil ini diperkirakan telah dibangun pada masa Kekaisaran Keiko, antara tahun 73 hingga 130 Masehi. Kuil ini juga dikenal dengan nama Atsuta-Sama (Yang Mulia Atsuta), atau Miya (kuil), serta merupakan salah satu kuil penting Shinto, setingkat dengan Kuil Besar Ise yang terletak di Prefektur Mie. Luas keseluruhan kompleks kuil ini sekitar 20 hektar dan dibagi menjadi beberapa bagian yaitu Honden, Kaguraden, Bunkaden, dan Nobunaga-Bei. Setiap tahun, Nagoya Caste dikunjungi oleh sekitar 9 juta wisatawan. Setiap tahun, di kuil ini juga diadakan setidaknya 70 upacara dan festival, seperti Hatsu-Ebisu, Yodameshi Shinji, Touka Shinji, Hosha Shinji, dan Shinyo-Togyo Shinji.

3. Osu

Osu, Nagoya
Osu, Nagoya - photo by Bariston
Jika di Osaka ada Dotonbori, maka di Nagoya ada Osu, pusat perbelanjaan yang terletak di Naka-ku, Nagoya. Sejak zaman dahulu, Osu telah terkenal sebagai pusat perbelanjaan yang selalu ramai dikunjungi. Di area ini terdapat berbagai toko kecil yang menjual aneka macam barang, mulai dari souvenir hingga makanan tradisional khas Jepang. Di Osu terdapat sebuah department store, OSU301, yang terkenal di seluruh wilayah Nagoya. Pada bulan Oktober setiap tahun, di area ini selalu diadakan Festival Osu Street Performer (Osu Daido-chonin Matsuri). Di sekitar Osu juga terdapat beberapa kuil penting, yang terkenal adalah Osu Kannon, Bansho-ji, dan Hongan-ji Betsuin.

4. Tokugawa Art Museum

Tokugawa Art Museum, Nagoya
Tokugawa Art Museum - foto oleh Bariston
Tokugawa Art Museum merupakan museum seni yang terletak di Higashi-ku, Nagoya. Museum ini terletak di dalam kompleks Ozone Shimoyashiki, kompleks kediaman keluarga Owari, salah satu cabang klan Tokugawa. Tokugawa Art Museum pertama kali didirikan pada tahun 1931 oleh Yoshicjika Tokugawa. Museum ini bukanlan museum publik melainkan museum privat yang menyimpan berbagai koleksi seni milik klan Owari, klan yang dulu berkuasa di wilayah Owari (saat ini bernama Prefektur Aichi). Total keseluruhan koleksi museum berjumlah lebih dari 12.000 item, yang terdiri dari pedang, samurai, baju zirah, kostum, topeng, keramik, kaligrafi, dan lukisan. Museum ini juga memiliki beberapa koleksi lukisan Cina yang berasal dari Dinasti Song dan Yuan (960 - 1368).

5. Museum Industri dan Teknologi Toyota

Museum Industri dan Teknologi Toyota, Nagoya
Museum Industri dan Teknologi Toyota - foto oleh Bariston
Sebagian besar dari kita mungkin mengenal Toyota sebagai produsen mobil terkenal di dunia. Tetapi siapa yang tahu, pada awalnya Toyota hanya merupakan perusahaan tekstil yang berpusat di Nagoya, Jepang. Nah, bagi kalian yang ingin mengetahui sejarah perkembangan perusahaan Toyota, mulai dari hanya sebagai pabrik tekstil biasa hingga berevolusi menjadi produsen mobil ternama, bisa dilihat langsung di Museum Industri dan Teknologi Toyota, atau yang lebih dikenal dengan nama Toyota Tecno Museum (Sangyo-Gijutsu Kinenkan). Museum ini terletak di Nishi-ku, Nagoya. Museum ini pertama kali dibuka pada tahun 1994, di sebuah pabrik tekstil milik Toyota. Selain museum tekstil, Toyota juga memiliki museum mobil yaitu Toyota Automobile Museum (Toyota Hakubutsukan), yang terletak di Nagakute, tidak jauh dari Nagoya.

6. Higashiyama Zoo and Botanical Gardens

Kebun Binatang dan Kebun Botani Higashiyama
Sesuai dengan namanya, Kebun Binatang dan Kebun Botani Higashiyama merupakan kebun binatang sekaligus kebun botani yang terletak di wilayah Chikusa-ku, Nagoya. Kebun binatang ini pertama kali dibuka pada tahun 1937 serta merupakan salah satu kebun binatang terbesar di Asia. Jumlah hewan yang ada di kebun binatang ini sekitar lebih dari 125 spesies. Beberapa spesies utama antara lain beruang, gajah, jerapah, koala, singa, harimau, serta berbagai spesies reptil dan burung. Sedangkan koleksi tumbuhan yang ada di kebun botani meliputi Aconitum, Camellia, Gentiana, Glycyrrhiza, Papaver, Rheum,dan beberapa spesies tumbuhan tropis. Di kompleks Higashiyama juga terdapat sebuah glasshouse, insect hall, Japanese garden, dan Higashiyama Sky Tower.

7. Osu Kannon

Osu Kannon, Nagoya
Osu Kannon - foto oleh Gryffindor
Osu Kannon merupakan sebuah kuil Budha Shingon yang terletak di kompleks perbelanjaan Osu, Naka-ku, Nagoya. Kuil ini merupakan 1 dari 33 Kannon milik klan Owari yang ada di Prefektur Aichi, Jepang. Kannon sendiri merupakan julukan bagi kuil-kuil Budha yang didedikasikan untuk menghormati Dewa Avilokitesvara. Nama resmi kuil ini adalah Kitanosan Shinpuku-ji Hosho-in, tetapi lebih populer dengan nama Osu Kannon. Kuil ini pada awalnya dibangun pada tahun 1333 di Osu-go, Desa Nagaoka, Provinsi Owari, atas perintah Kaisar Go-Daigo. Tetapi, karena wilayah tersebut rawan banjir, sehingga pada tahun 1612, Osu Kannon kemudian dipindahkan ke lokasinya saat ini. Kuil ini memiliki ruang sembahyang yang cukup besar. Di bagian langit-langit kuil digantung aneka macam lampion kertas berwarna merah. Setiap bulan, pada tanggal 18, di sekitar kuil ini selalu diadakan parade jalanan atau street fair.

8. Akuarium Publik Pelabuhan Nagoya

Akuarium Publik Pelabuhan Nagoya
Akuarium Publik Pelabuhan Nagoya
Seperti namanya, Akuarium Publik Pelabuhan Nagoya (Nagoyako Suizokukan) merupakan akuarium publik yang terletak di Pelabuhan Nagoya, Minato-ku, Nagoya. Akuarium ini pertama kali dibuka pada tahun 1992. Jumlah total spesies hewan air yang terdapat di akuarium ini sekitar lebih dari 500 spesies yang ditempatkan dalam tank-tank dengan total volume 24.600 liter. Pertujukan utama yang diadakan di akuarium ini adalah Dolphin Show (pertunjukan lumba-lumba) dan Orca Show (pertunjukan ikan paus orca).

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang wisata Nagoya, kota industri di Prefektur Aichi, Jepang. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar