Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

2016-12-26

Wisata Busan, Kota Modern di Pantai Tenggara Korea

Salam Traveling!

Masih di Negeri Ginseng, Korea Selatan, setelah bewisata ke ibu kota negara, Seoul, sekarang kita menuju ke destinasi wisata selanjutnya, yaitu Busan.

Busan merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Korea Selatan setelah Seoul. Secara geografis, kota ini terletak di wilayah pantai tenggara Korea, di tepi Sungai Nakdong, sungai terpanjang di Korea yang bermuara di Selat Korea. Jumlah penduduk kota ini sekitar 3,5 juta jiwa pada tahun 2014. Wilayah Busan bersama dengan Ulsan dan Provinsi Gyeongsangnam-do, merupakan area industri terbesar di Korea yang dikenal dengan nama “The Southeast Economic Zone”. Kota ini juga merupakan kota pelabuhan terbesar dan memiliki garis pantai terpanjang di seluruh Korea. Salah satu perguruan tinggi terbaik di Korea, Pusan National University (PNU), terletak di Busan. Di kota ini juga terdapat bandara internasional Gimhae Airport (PUS). Dari Seoul, Busan juga bisa dicapai dengan menggunakan kereta cepat KTX dan hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan.

Berikut beberapa objek dan tempat wisata favorit yang sering dikunjungi oleh para traveler di Busan:

1. Taejongdae

Taejongdae, Busan
Taejongdae - foto oleh intacto
Taejongdae merupakan sebuah taman alami yang terletak di ujung selatan Pulau Yeongdo, Busan. Yeongdo sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di wilayah selatan Busan, dan termasuk dalam distrik Yeongdo-gu. Nama taman ini diambil dari nama Raja Taejong Mu-Yeol, raja ke-29 di Kerajaan Silla, yang sering mengunjungi tempat ini. Berbeda dengan taman-taman kota pada umunya, Taejongdae memiliki panorama yang unik, karena letaknya di sebuah tebing yang menghadap ke laut lepas. Taman ini didominasi oleh pepohonan hijau, serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi para wisatawan seperti observatorium, taman bermain, mercusuar, dan dermaga bagi kapal pesiar.

2. Pantai Gwangalli

Pantai Gwangalli, Busan
Pantai Gwangalli - foto oleh Chelsea Hicks
Pantai Gwangalli (Gwangalli Beach) merupakan pantai berpasir yang terletak di wilayah Suyeong-gu, Busan, tepat di sebelah barat Pantai Haeundae. Pantai ini terletak di sebuah teluk kecil dimana Jembatan Gwangan (Gwangandaegyo Bridge) terletak. Pantai Gwangalli memiliki panjang sekitar 1,4 km dan lebar mulai dari 25 hingga 110 meter. Pantai ini memiliki pasir yang berwarna coklat keabuan serta air laut yang jernih, sehingga sering dikunjungi bagi mereka yang ingin memancing. Di sekitar pantai juga terdapat berbagai fasilitas bagi para wisatawan seperti restoran, café, dan hotel. Beberapa objek wisata yang terletak tidak jauh dari pantai ini antara lain Millak Waterfront Park, Suyeong Sajeok Park, dan Dongbaekseom Island.

3. Haedong Yonggungsa

Haedong Yonggungsa, Busan
Haedong Yonggungsa - foto oleh midnight.here
Haedong Yonggungsa merupakan sebuah kuil Budha yang terletak di wilayah Gijang-gun, Busan. Kuil ini pertama kali dibangun pada tahun 1376 oleh seorang guru yang dikenal dengan nama Naong, yang hidup pada masa Dinasti Goryeo. Kompleks kuil ini dibangun di atas area yang sangat luas di atas tebing di tepi laut. Karena lokasinya yang unik inilah, Haedong Yonggungsa menjadi salah satu kuil Budha yang populer dikunjungi di kalangan wisatawan. Selain itu, lokasi kuil ini juga relatif dekat dengan Pantai Haeundae yang terletak di wilayah timur Busan. Pada saat festival perayaaan ulang tahun Budha, kuil ini akan dihiasi dengan aneka macam lampion kertas.

4. Pantai Haeundae

Pantai Haeundae, Busan
Pantai Haeundae - foto oleh StephNurnberg
Selain Pantai Gwangalli, pantai selanjutnya yang juga tidak kalah populer di Busan adalah Pantai Haeundae (Haeundae Beach). Pantai berpasir sepajang 12 km ini hanya berjarak sekitar 40 menit dari stasiun kereta utama di pusat kota Busan. Selain itu, dari Gimhae International Airport, pantai ini juga bisa dicapai hanya dalam waktu kurang dari 1 jam. Karena letaknya yang cukup dekat dengan pusat kota, Pantai Haeundae selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya. Di ujung selatan pantai terdapat sebuah pulau yang disebut Dongbaekseom (Dongbaek Island). Pulau tersebut sangat populer bagi wisatawan yang gemar memancing ikan.

5. Beomeosa

Beomeosa, Busan
Beomeosa - foto oleh Paul_Canning
Beomeosa merupakan sebuah kuil Budha yang terletak di Cheongnyong-dong, Geomjeong-gu, Busan. Kuil ini pertama kali dibangun pada sekitar tahun 678 Masehi di lereng Gunung Geumjeong (Geumjeongsan), sebuah area yang terkenal dengan kuil-kuil Budha. Nama Beomeosa berarti kuil ikan nirwana. Kuil ini juga merupakan kuil utama milik Sekte Jogye, salah satu sekte dalam agama Budha di Korea. Gunung Geumjeong sendiri memiliki ketinggian 801 meter dan terletak di antara Busan dan Yangsan. Beberapa bagian utama kuil ini yang sering dikunjungi oleh wisatawan antara lain sebuah pagoda berlantai tiga, Daeungjeon (hall utama), Ijumun (grebang pertama), serta dua Pagoda Wonhyoam.

6. Yongdusan Park

Yongdusan Park, Busan
Yongdusan Park - foto oleh 螺钉
Yongdusan Park merupakan taman kota yang terletak di wilayah Jung-gu, Busan. Di area taman ini terdapat Busan Tower setinggi 118 meter yang juga merupakan landmark utama di kota ini. Taman ini memiliki luas sekitar 6,9 hektar dan ditanami dengan sekitar 70 spesies tumbuhan. Dalam Bahsa Korea, nama Yongdusan sendiri berarti „gunung kepala naga“. Nama tersebut digunakan untuk menggambarkan lokasi taman ini yang terletak di pegunungan, yang menyerupai kepala naga. Selain Busan Tower, beberapa landmark yang terdapat di taman ini antara lain Patung Jenderal Yi Sun Sin, Palgakjeong (Octagonal Pavilion), Cheongdongyotap, sebuah flower clock, dan Museum World Folk Instrument.

7. Gukje Market

Gukje Market, Busan
Gukje Market
Gukje Market adalah sebuah pasar tradisional yang terletak di wilayah Jung-gu, Busan. Dalam Bahasa Korea, "gukje" berarti "pasar tradisional". Pasar ini pertama kali dibangun pada tahun 1948 oleh warga Korea yang melarikan diri ke Busan pada saat terjadinya Perang Korea. Di area ini, warga kemudian membangun tempat tinggal sekaligus tempat berdagang, yang selanjutnya menjadi Gukje Market. Pasar ini merupakan pasar tradisonal terbesar di Busan, serta selalu ramai dikunjungi setiap hari. Komoditas yang diperjualbelikan meliputi pakaian, makanan, perabotan rumah tangga, serta barang elektronik. Di sebelah pasar ini juga terdapat Bupyeong Market, Kkangtong Market, serta beberapa pasar kecil lainnya. Gukje Market dibuka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 8 malam.

8. Oryukdo Island

Oryukdo Island, Busan
Oryukdo Island
Oryukdo Island adalah gugusan pulau-pulau kecil yang terletak wilayah Nam-gu, pantai selatan Busan. Jumlah pulau di gugusan ini antara 5 hingga 6 pulau, tergantung pasang surut air laut. Nama pulau ini berasal dari 2 kata yaitu “o” yang berarti “lima” dan “yuk” yang berarti “enam”, yang menunjukkan jumlah pulau di dalam gugusan. Nama pulau-pulau tersebut adalah Usakdo Island, Surido Island, Gonggotdo Island, Guldo Island, dan Deungdaedo Island. Keseluruhan pulau hanya tersusun atas bebatuan dan tidak berpenghuni, kecuali Deungdaedo Island, karena di pulau ini terdapat sebuah mercusuar.

Nah teman-teman, demikianlan informasi tentang wisata Busan, kota modern di pantai tenggara Korea. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya.




Artikel Terkait:


Baca Juga;

1 komentar:

  1. bukan hanya tempat wisata nya yang bagus, orang-orang busan juga pada tampan-tampan dan cantik

    BalasHapus