Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Mei 08, 2018

6 Destinasi Wisata di Sri Lanka yang sering Dikunjungi oleh para Traveler

Salam Traveling!

Setelah India, Pakistan, dan Maladewa, negara Asia Selatan yang akan kita kunjungi adalah Sri Lanka.

Kandy, Sri Lanka
Kandy, Sri Lanka - foto oleh McKay Savage
Sri Lanka (Republik Sosialis Demokrat Sri Lanka) merupakan sebuah negara cantik yang terletak di region Asia Selatan. Dahulu, negara ini dikenal dengan nama Ceylon. Wilayah Sri Lanka menempati sebuah pulau di Samudra Hindia, serupa dengan Maladewa. Dengan daratan India, negara ini dipisahkan oleh Teluk Mannar dan Selat Palk. Ibu kota komersial dan kota terbersar di negara ini adalah Colombo, tetapi ibu kota legislatifnya terletak di Sri Jayawardenepura Kotte. Wilayah Sri Lanka dibagi kedalam 9 provinsi, yang terbesar adalah Provinsi Western yang ber-ibu kota di Colombo. Penduduk Sri Lanka sebagian besar beragama Budha, disusul oleh Hindu, Islam, dan Kristen. Bahasa resmi yang digunakan di negara ini adalah Bahasa Sinhala dan Bahasa Tamil. Mata uang resmi yang digunakan adalah rupee Sri Lanka (LKR). Bandara internasional utama di Sri Lanka adalah Bandaranaike International Airport (CMB) yang terletak di Negombo, sekitar 33 km dari pusat kota Colombo.

Berikut beberapa destinasi wisata utama di Sri Lanka yang sering dikunjungi oleh para traveler:

1. Kandy

Temple of Tooth, Kandy
Temple of Tooth, Kandy
Destinasi wisata pertama adalah Kandy, ibu kota Provinsi Central. Secara geografis, kota ini terletak di wilayah tengah Sri Lanka, tepatnya di tengah perbukitan Dataran Tinggi Kandy. Wilayah Kandy terletak di antara area perkebunan, yang sebagian besar merupakan perkebunan teh. Jumlah penduduk kota ini sekitar 125 ribu jiwa pada tahun 2011. Di masa lampau, Kandy merupakan ibu kota terakhir Kerajaan Sri Lanka. Di wilayah ini terdapat peninggalan bersejarah Temple of Tooth (Sri Dalada Maligawa), yang merupakan salah satu tempat beribadah paling suci bagi agama Budha. Situs tersebut telah dideklarasikan sebagai UNESCO World Heritage Site pada tahun 1988. Selain Temple of Tooth, landmark lainnya di Kandy antara lain Sarachchandra Open-Air Theatre, Bahirawakanda Temple, Bogambara Prison, Kandy Clock Tower, Kandy Lake, dan Peradeniya Botanical Garden. Untuk mencapai destinasi ini, dari Colombo, pengunjung bisa menggunakan bis maupun taksi.

2. Colombo

Cargills and Millers Building, Colombo
Cargills and Millers Building, Colombo - foto oleh Mystìc
Destinasi wisata kedua adalah Colombo, ibu kota komersial sekaligus kota terbesar di negara ini. Kota ini terletak di pantai barat negara Sri Lanka serta merupakan ibu kota Provinsi Western. Wilayah Colombo merupakan perpaduan antara daratan dan perairan dengan banyak kanal. Di wilayah tengah kota terdapat Danau Beira (Beira Lake), dan di ujung utara dan timur-laut mengalir Sungai Kelani. Colombo bersama dengan Sri Jayawardenepura Kotte (ibu kota legislatif Sri Lanka) dan Dehiwala-Mount Lavinia merupakan bagian dari area metropolitan Greater Colombo. Jumlah penduduk kota Colombo sekitar 792 ribu jiwa pada tahun 2011, sementara jumlah total penduduk di area metropolitan mencapai 5,6 juta jiwa. Beberapa landmark utama di kota ini antara lain Galle Face Green, Viharamahadevi Park, Beira Lake, Colombo Racecourse, Planetarium, Mount Lavinia beach, Nelum Pokuna Theatre, dan National Museum.

3. Sigriya

Sigiriya, Sri Lanka
Sigiriya, Sri Lanka - foto oleh Bernard Gagnon
Destinasi wisata ketiga adalah Sigriya, atau Sinhagiri, sebuah benteng batu kuno yang berukuran sangat besar, yang terletak di Provinsi Central, wilayah tengah Sri Lanka. Benteng batu dengan tinggi sekitar 200 meter ini terletak di wilayah utara Distrik Matale, di dekat kota Dambulla. Menurut Legenda Culamsava dalam sejarah Kerajaan Sri Lanka, Sigriya dipilih oleh Raja Kasyapa, yang berkuasa antara tahun 477 – 495 Masehi, untuk membangun istana kerajaan. Raja kemudian membangun istananya di atas batu ini dan menghiasinya dengan lukisan berwarna-warni. Di bagian dasar batu ini, Raja juga membangun sebuah pintu gerbang yang berbentuk menyerupai seekor singa. Pintu gerbang berbentuk singa tersebut, selanjutnya menjadi nama keseluruhan area ini, yaitu Sīhāgiri atau Lion Rock. Setelah raja wafat, benteng batu ini tidak lagi digunakan sebagai istana, tetapi digunakan sebagai biara Budha hingga abad ke-14. Pada tahun 1982, Sigriya dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site. Untuk mencapai destinasi ini, dari Kandy pengunjung bisa menggunakan bis.

4. Anuradhapura

Kuttam Pokuna, Anuradhapura
Kuttam Pokuna, Anuradhapura
Destinasi wisata keempat adalah Anuradhapura, ibu kota Provinsi North Central. Kota ini terletak di tepi Sungai Malvathu (Malvathu Oya), wilayah utara Sri Lanka. Dari ibu kota negara, Colombo, Anuradhapura berjarak sekitar 205 km ke sebelah. Jumlah penduduk kota ini sekitar 50 ribu jiwa pada tahun 2012. Di masa lampau, Anuradhapura merupakan salah ibu kota Kerajaan Sri Lanka, tepatnya Kerajaan Rajarata, yang disusul oleh Tambapanni dan Upatissa Nuwara. Hingga saat ini, reruntuhan dan peninggalan bersejarah dari kerajaan-kerajaan tersebut masih terpelihara dengan baik. Anuradhapura juga merupakan pusat agama Budha Theravada selama berabad-abad. Kota ini telah ada sejak 4 abad sebelum masehi serta merupakan salah satu kota tertua di dunia yang masih didiami oleh penduduk. Di tahun 1982, area Anuradhapura dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site. Untuk mencapai destinasi ini, pengunjung bisa menggunaka kereta dari Colombo, atau dengan menggunakan bis dari Kandy dan Sigriya.

5. Galle

Galle, Sri Lanka
Galle, Sri Lanka - foto oleh Keffertje08
Destinasi wisata kelima adalah Galle, ibu kota Provinsi Southern. Secara geografis, kota ini terletak di tepi pantai Samudra Hindia, di ujung selatan Sri Lanka. Sungai Gin (Gin Ganga) mengalir melalui wilayah Galle, dimulai dari Gongala Kanda, Wakwela, dan mencapau laut di Ginthota. Jumlah penduduk kota ini sekitar 99 ribu jiwa pada tahun 2011. Di masa lampau, sebelum kedatangan bangsa Postugis pada abad ke-16, Galle dikenal dengan nama Gimhathiththa. Pada abad ke-14, Ibn Batuta merujuk wilayah ini dengan nama Qali. Galle mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan kolonial Belanda di abad ke-18. Saat ini, Galle merupakan salah satu contoh kota terbaik di Asia Selatan yang masih melestarikan bagunandan benteng berasitektur Portugis. Beberapa landmark utama di kota ini antara lain Galle Temple, Galle Fort, National Maritime Museum, dan Unawatuna Beach. Untuk mencapai destinasi ini, dari Colombo, pengunjung bisa menggunakan bis maupun taksi.

6. Jaffna

Public Library, Jaffna
Public Library, Jaffna - foto oleh Ghostface Buddha
Destinasi wisata terakhir kita kali ini adalah Jaffna, ibu kota Provinsi Northern. Secara geografis, kota ini terletak di Semenanjung Jaffna, di ujung utara Sri Lanka. Di sebelah barat dan selatan, wilayah kota ini dibatasi oleh Jaffna Lagoon. Sekitar 1,6 km dari pusat kota terdapat Pulau Mandativu, yang terhubung dengan daratan utama melalui sebuah causeway. Jumlah penduduk Jaffna sekitar 88 ribu jiwa pada tahun 2012. Sebagian besar penduduk kota ini merupakan etnis Tamil Sri Lanka yang menganut agama Hindu, disusul oleh Kristen, Islam, dan Budha. Beberapa landmark utama di Jaffna antara lain Jaffna Public Library, Nallur Kandaswamy Temple, Jaffna Port, Sangiliyan Statue, serta reruntuhan Jaffna Palace. Untuk mencapai destinasi ini, pengunjung bisa menggunakan kereta dari Colombo maupun Kandy.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang destinasi wisata di Sri Lanka yang sering dikunjungi oleh para traveler. Semoga bermanfaat. Sampa jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar