Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Mei 20, 2020

6 Destinasi Wisata Cantik di Region Bourgogne-Franche-Comté, Prancis

Salam Traveling!

Setelah sebelumnya membahas 16 destinasi wisata utama di Prancis, sekarang kita akan membahas destinasi berdasarakan region di negara ini. Sebagai info yang perlu Sobat Traveler ketahui, wilayah utama Prancis di daratan Eropa memiliki 13 region. Ketiga belas region tersebut adalah île-de-France, Hauts-de-France, Grand Est, Bourgogne-Franche-Comté, Auvergne-Rhône-Alpes, Provence-Alpes-Côte d’Azur, Occitanie, Nouvelle-Aquaitaine, Centre-Val de Loire, Pays de la Loire, Bretagne, Normandie, dan Corse. Untuk kali ini, region yang akan kita bahas adalah Bourgogne-Franche-Comté.

Bourgogne-Franche-Comté
Perkebunan anggur di Burgundy, Bourgogne-Franche-Comté
Bourgogne-Franche-Comté, atau sering disingkat BFC, merupakan salah satu region yang terletak di wilayah timur Prancis. Region ini langsung berbatasan dengan negara Swiss di sebelah timur; sementara di sebelah utara berbatasan region Grand Est; di sebelah selatan dengan Auvergne-Rhône-Alpes; di sebelah barat dengan Centre-Val de Loire; dan di sebelah barat-laut dengan île-de-France. Bourgogne-Franche-Comté merupakan gabungan dari 2 region sebelumnya di tahun 2014 yaitu Bourgogne (Burgundy) dan Franche-Comté. Luas region ini sekitar 48 ribu km persegi, dengan jumlah total penduduk mencapai 2,8 jiwa pada tahun 2015. Pusat administrasi region terletak di Besançon, sementara prefecture region terletak di Dijon. Wilayah Bourgogne-Franche-Comté terbagi menjadi 8 department yaitu Côte-d’Or, Doubs, Haute-Saône, Jura, Nièvre, Saône-et-Loire, Territorie de Belfort, dan Yonne. Beberapa kota utama di region ini antara lain Dijon, Besançon, Belfort, Chalon-sur-Saône, Nevers, Auxerre, dan Mâcon.

Berikut beberapa destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh para Traveler di region Bourgogne-Franche-Comté:

1. Bourgogne (Burgundy)

Burgundy, Bourgogne-Franche-Comté
Château de la Clayette, Burgundy - foto oleh Jackydarne
Bourgogne, atau yang juga dikenal dengan nama Burgundy, merupakan salah satu dari 2 region lama yang membentuk Bourgogne-Franche-Comté. Region ini terletak di sebelah barat, sementara Franche-Comté terletak di sebelah timur. Burgundy memiliki 4 department yaitu Côte-d’Or, Saône-et-Loire, Yonne, dan Nièvre. Prefercture region Bourgogne-Franche-Comté, Dijon, termasuk dalam wilayah Burgundy. Jumlah total penduduk di region ini sekitar 1,6 juta jiwa pada tahun 2008. Selain Dijon, beberapa kota utama di region ini antara lain Autun, Auxerre, Beaune, Chalon-sur-Saône, Le Creusot, Mâcon, Montceau-les-Mines, Nevers, Paray-le-Monial, dan Sens.

Burgundy, Bourgogne-Franche-Comté
Cote de Beaune, Burgundy - foto oleh Megan Cole
Burgundy merupakan salah satu area produsen anggur utama di Prancis. Jadi tidak heran jika di region ini terdapat banyak perkebunan anggur yang juga cukup menarik untuk dikunjungi oleh para traveler. Selain perkebunan anggur, Burgundy juga dialiri oleh beberapa kanal yang dihiasi dengan kastil-kastil klasik (châteaux) di tepinya. Beberapa objek wisata utama di region ini antara lain Roche de Solutré, Hospices de Beaune, dan Ducal Palace.

2. Dijon

Dijon, Bourgogne-Franche-Comté
Panorama kota Dijon - foto oleh Twibo2
Destinasi selanjutnya adalah Dijon, prefecture region Bourgogne-Franche-Comté, sekaligus ibu kota department Côte-d’Or. Kota ini terletak di wilayah tengah region, tepatnya di dataran rendah antara aliran 2 sungai kecil, Suzon dan Ouche. Di sebelah selatan kota, membentang area perbukitan yang didominasi oleh perkebunan anggur. Sebelum region Bourgogne dan Franche-Comté bergabung, Dijon merupakan ibu kota region lama Bourgogne (Burgundy). Jumlah penduduk kota ini sekitar 156 ribu jiwa pada tahun 2017. Beberapa landmark utama di di kota ini antara lain Notre Dame de Dijon, Dijon Cathedral, Porte Guillaume (Guillaume Gate), Ducal Palace, dan Grand Théâtre de Dijon. Di wilayah kota Dijon juga masih terdapat banyak rumah tradisional khas Eropa yang terbuat dari kayu yang dibangun antara abad ke-12 hingga abad ke-15. Rumah-rumah tersebut beserta bangunan-bangunan tua lainnya umumnya bisa ditemukan di area pusat sejarah kota. Pada tahun 2015, area pusat kota Dijon yang besejarah dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site. Untuk mencapai Dijon, dari Paris wisatawan bisa menggunakan kereta dan membutuhkan waktu sekitar 1 jam 40 menit.

3. Beaune

Beaune, Bourgogne-Franche-Comté
Hôtel-Dieu Museum, Beaune
Destinasi selanjutnya adalah Beaune, kota kecil yang terletak di wilayah tengah region Bourgogne-Franche-Comté. Kota ini terletak di sebelah selatan Dijon, serta masih termasuk dalam wilayah department Côte-d’Or. Jumlah penduduk kota sekitar 21 ribu jiwa pada tahun 2017. Beaune merupakan pusak perkebunan dan industri anggur di region Burgundy serta negara Prancis. Hospice de Beaune yang terletak di kota ini merupakan lokasi diadakannya festival lelang anggur tahunan utama di negara ini. Beaune merupakan bagian dari subregion Côte de Beaune di region Burgundy. Kota ini terletak di jalur routes des Grands Crus, sebuah jalur perkebunan anggur yang membentang dari Beaune hingga ke Autun. Selain terkenal dengan perkebunan anggur, Beaune juga merupakan kota klasi yang dikelilingi oleh tembok kota. Beberapa landmark utama di kota ini antara lain Hôtel-Dieu Museum, Musée du Vin de Bourgogne, Boutique Wine Market, dan Beaune City Hall. Untuk mencapai Beaune, dari Dijon, wisatawan bisa menggunakan kereta dan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

4. Vézelay

Vézelay, Bourgogne-Franche-Comté
Vézelay - foto oleh Office de tourisme de Vézelay
Destinasi selanjutnya adalah Vézelay, sebuah desa kecil yang terletak di department Yonne, wilayah barat region Bourgogne-Franche-Comté. Desa ini terletak di perbukitan dan terkenal dengan bangunan bersejarah Vézelay Abbey. Wilayah desa beserta dengan Basilica Romanesque St Magdalene merupakan salah satu situs UNESCO World Heritage. Jumlah penduduk desa hanya sekitar 428 jiwa pada tahun 2017. Selain bangunan bersejarah, Vézelay juga terkenal dengan perkebunan angur, sehingga desa ini diberi julukan Bourgogne Vézelay. Perkebunan anggur umumnya terletak di pinggiran desa dan sebagian besar menghasilkan varietas anggur putih. Untuk mencapai desa ini, dari Auxere wisatawan bisa menggunakan kereta menunju ke Avallon lalu dilanjutkan dengan bis maupun mobil menuju ke Vézelay.

5. Besançon

Besançon, Bourgogne-Franche-Comté
Besançon - foto oleh Jipépé
Destinasi selanjutnya adalah Besançon, pusat administrasi region Bourgogne-Franche-Comté. Kota ini terletak di wilayah timur region, tidak jauh dari perbatasan Prancis – Swiss. Dari sisi geografis, Besançon terletak di sepanjang aliran Sungai Doubs serta di tepi Pegunungan Jura. Sebelum tahun 2016, kota ini merupakan ibu kota region lama Franche-Comté. Saat ini, selain sebagai pusat administrasi region, Besançon juga merupakan ibu kota department Doubs. Jumlah total penduduk kota ini sekitar 115 ribu jiwa pada tahun 2017.

Besançon, Bourgogne-Franche-Comté
Tram di Besançon - foto oleh Niamor12
Beberapa landmark utama di Besançon antara lain Citadel of Besançon yang termasuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site, Porte Noire, Besançon Cathedral, Museum of Fine Arts and Archeology of Besançon, Museum of Time, Jardins de la Gare d’Eau, serta Promenade Micaud. Besançon terletak di sebelah timur Dijon serta berjarak sekitar 85 km. Karena merupakan kota besar sehingga untuk mencapai Besançon cukup mudah, wisatawan bisa menggunakan kereta dari Dijon dan membutuhkan waktu sekitar 1 jam.

6. Auxerre

Auxerre, Bourgogne-Franche-Comté
Auxerre dan Sungai Yonne - foto oleh Christophe.Finot
Destinasi terakhir kita kali ini adalah Auxerre, kota metropolitan yang terletak di wilayah barat-laut region Bourgogne-Franche-Comté. Kota ini merupakan ibu kota department Yonne, serta merupakan kota terbesar keempat di region lama Bourgogne (Burgundy). Dari sisi geografis, Auxerre terletak di sepanjang Sungai Yonne. Jumlah penduduk kota ini sekitar 34 ribu jiwa pada tahun 2017. Penduduk kota ini dikenal dengan nama julukan Auxerrois.

Auxerre, Bourgogne-Franche-Comté
Place de l'Hôtel de Ville, Auxerre - foto oleh Zairon
Auxerre merupakan kota pusat perdagangan dan industri, termasuk di antaranya industri makanan, kayu, baterai, serta anggur. Pada tahun 1995 kota ini mendapat predikat sebagai Town of Art and History atau Kota Seni dan Sejarah. Beberapa landmark utama di kota ini antara lain Cathedral of St. Étienne, Abbey of Saint-Germain, Clock Tower di wilayah Old Town, serta Parc de l’Arbre Sec. Dibandingkan dengan Dijon dan Besançon, Auxerre terletak lebih dekat dengan Paris. Untuk mencapai kota ini, dari Paris wisatawn bisa menggunakan kereta dan membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang 6 destinasi wisata cantik di region Bourgogne-Franche-Comté, Prancis. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar