Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

2015-06-11

Menelusuri Keindahan Kanal-Kanal di Amsterdam, Belanda

Salam Traveling!

Setelah mengunjungi landmark dan tempat wisata di Amsterdam, sekarang kita berwisata menelusuri keindahan kanal-kanal di kota ini. Ada banyak caranya, bisa hanya dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan jasa canal cruise yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kanal Amsterdam
Kanal Amsterdam
Amsterdam merupakan satu-satunya kota di dunia yang ketinggiannya di bawah permukaan air laut, sehingga pengaturan air merupakan hal yang sangat penting di kota ini. Sekitar seperempat bagian dari permukaan kota ini merupakan kanal dan saluran air dengan panjang lebih dari 100 km dengan 90 pulau dan 1.500 jembatan.


Sejarah kanal di Amsterdam dimulai dari pembangunan dam (bendungan) ketika kota ini pertama kali didirikan sekitar tahun 1250. Saat itu kota ini diberi nama "Aeme Stelle Redamme" atau "Dam in a Watery Area" yang artinya dam di daerah berarir. Kanal pertama dibuat untuk tujuan pengaturan dan pertahanan air. Seiring dengan perluasan kota pada abad pertengahan, kanal-kanal ini kemudian dijadikan saluran transportasi terutama untuk perdagangan.

Di Belanda, kanal-kanal ini disebut dengan 'grachtengordel' atau 'canal belt', berbentuk setengah lingkaran, dan sebagian besar merupakan pemukiman penduduk. Tiga kanal utama di kota ini, Herengracht - Keizergracht - Prinsengracht, serta Jordaan, dimasukkan oleh UNESCO ke dalam daftar World Heritage Site. Kanal utama yang lain adalah Singel yang merupakan kanal terdalam (inner) dan Singelgracht yang merupakan kanal terluar (outer). Karena memiliki banyak kanal seperti ini, Amsterdam juga dijuluki sebagai "Venice of the North".

Berikut urutan kanal-kanal utama di Amsterdam mulai dari yang paling dalam (inner) hingga yang paling luar (outer):

1. Singel

Singel, Amsterdam
Bloemenmarkt di Singel, Amsterdam
Singel merupakan kanal di urutan pertama (inner), dan terpendek. Singel (berbeda dengan Singelgracht) pada awalnya merupakan parit yang mengelilingi pusat kota Amsterdam, hingga pada tahun 1585 pemerintah kota memutuskan untuk memperluas wilayah Amsterdam. Kanal ini mengalir dari IJ Bay di dekat Central Station hingga ke Muntplein Square dan bermuara di Sungai Amstel. Di sepanjang kanal ini berdiri banyak rumah khas kanal yang dibangun selama Dutch Golden Age. Bloemenmarkt, pasar bunga terkenal di Amsterdam, terletak di sepanjang kanal Singel ini, di antara Koningsplein dan Muntplein Square. Bloemenmarkt sendiri sebenarnya adalah kumpulan perahu yang mengapung di kanal Singel ini.

2. Herengracht (Patrician's Canal)

Herengracht, Amsterdam
Herengracht
Kanal di urutan kedua setelah Singel adalah Herengracht.  Kanal ini merupakan kanal pertama yang termasuk dalam UNESCO World Heritage Site. Kanal ini dianggap sebagai kanal terpenting di Amsterdam, karena pada abad ke-17 saudagar terkaya yang juga seorang mayor dan bupati bermukim di sekitar kanal ini. Bagian terpenting dari kanal ini adalah Golden Bend, area dengan banyak mansion kuno. Tokoh terkenal lain yang juga pernah tinggal disini adalah Peter the Great, yang bermukim disalah satu alamat nr. 527 selama kunjungan keduanya di Amsterdam.


3. Keizergracht (Emperor's Canal)

Keizergracht, Amsterdam
Keizergracht
Kanal di urutan selanjutnya setelah Herengracht adalah Keizergracht. Kanal ini merupakan yang terluas dari keseluruhan kanal di Amsterdam. Nama Keizergracht berasal dari kata "kaisar". Menurut sejarah, Kaisar Austria, Maximilian I, pernah berkunjung ke kanal ini. Beberapa tokoh yang juga pernah tinggal di kanal ini antara lain: John Adams di alamat nr. 529; Heinrich Schliemann di alamat nr. 71; Daniel Fahrenheit di alamat nr. 463-465; dan Peter the Great yang tinggal di alamat nr. 317 selama kunjungannya pertamanya di Amsterdam

4. Prinsengracht (Prince's Canal)

Prinsengracht, Amsterdam
Prinsengracht
Selanjutnya ada kanal Prinsengracht yang terletak di sebelah luar Keizegracht. Karena letaknya paling luar, maka kanal ini merupakan yang terpanjang dari keseluruhan kanal. Nama Princengracht diambil dari nama "Prince of Orange". Mayoritas rumah-rumah di sepanjang kanal dibangun pada masa Dutch Golden Age. Di kanal ini terdapat beberapa jembatan yang terhubung dengan jalan-jalan di Jordaan. Jordaan sendiri merupakan kota di sebelah Amsterdam yang berbatasan langsung dengan Prinsengracht. Bangunan-bangunan penting di Princengracht antara lain Noordekerk (Northern Church), Noordermarkt (Northern Market), Anne Frank House, dan Westerkerk (Western Church).

5. Singelgracht

Singelgracht, Amsterdam
Singelgracht
Kanal terakhir dan terluar adalah Singelgracht. Dahulu kanal ini merupakan batas terluar kota Amsterdam. Kanal ini pertama kali dibuat pada tahun 1872 untuk pengaturan dan pertahanan air. Nama "singel" sendiri diambil dari bahasa Old Dutch yang berarti "encircle" atau "mengelilingi". Jadi Singelgracht ini fungsinya mengelilingi kota Amsterdam. Pada saat itu, kanal ini belum termasuk dalam canal-belt hingga pada akhir abad ke-19 saat pemerintah kota memperluas wilayah Amsterdam sampai ke luar kanal ini.


Selain empat kanal utama di atas, ada beberapa kanal lain yang juga memiliki peran penting di Amsterdam. Kanal-kanal tersebut antara lain:

1. Zwanenburgwal

Zwanenburgwal, Amsterdam
Zwanenburgwal
Zwanenburgwal adalah nama kanal sekaligus jalan di pusat kota Amsterdam. Kanal ini mengalir dari Sint Antoniessluis hingga ke Sungai Amstel. Kanal ini pada awalnya bernama Verversgracht (dryer's canal) karena banyaknya pabrik tekstil yang sering menjemur kain tekstil mereka di sepanjang kanal. Beberapa tokoh yang pernah tinggal di sini antara lain pelukis Rembrandt dan ahli filsuf Spinoza. Pada tahun 2006, oleh surat kabar lokal Het Parool, kanal ini dinobatkan sebagai salah satu kanal terindah di Amsterdam.

2. Brouwersgracht

Brouwersgracht, Amsterdam
Brouwersgracht, Amsterdam
Brouwersgracht juga merupakan kanal yang terletak di pusat kota Amsterdam dan menghubungkan kanal Singel, Herengracht, Keizergracht, dan Prinsengracht. Kanal ini merupakan batas paling utara dari keseluruhan canal-belt. Pada zaman dulu kanal ini berfungsi sebagai tempat berlabuhnya kapal-kapal yang membawa rempah-rempah dan kain sutra dari Asia. Sehingga di kanal ini banyak dijumpai gudang dan bangunan tempat menyimpan inventori kapal-kapal tersebut. Nama "brouwers" sendiri berasal dari kata "breweries" atau "gudang penyimpanan anggur" yang banyak terdapat di kanal ini. Tokoh yang pernah tinggal di area ini adalah Isaak de Graaf, seorang kartografer Dutch East India Company. Pada tahun 2007, oleh surat kabar Het Parool, Brouwersgracht juga dinobatkan sebagai salah satu kanal terindah di Amsterdam.


3. Kloveniersburgwal

Kloveniersburgwal, Amsterdam
Kloveniersburgwal, Amsterdam
Kloveniersburgwal adalah kanal yang mengalir dari selatan Nieuwmarkt hingga ke Sungai Amstel. Di sebelah timur kanal ini terdapat beberapa mansion besar yang telah dibangun pada abad ke-17, seperti Trippenhuis, yang saat ini digunakan sebagai gedung Royal Netherlands Academy of Arts and Sciences (KNAW). Sama seperti Brouwersgracht, beberapa pejabat Dutch East India Company juga pernah tinggal di Kloveniersburgwal .

4. Brantasgracht, Lamonggracht, Majanggracht, dan Seranggracht

Brantasgraht, Lamonggracht, Majanggracht, dan Seranggracht
Lamonggracht
Coba perhatikan nama keempat kanal ini: Brantas, Lamong, Majang, dan Serang. Seperti nama wilayah di Pulau Jawa kan? Yup, keempat kanal ini merupakan kanal yang terletak di atas Java Island, sebuah pulau buatan di IJ Harbor, di timur laut pusat kota Amsterdam. Kanal-kanal ini merupakan kanal paling baru di Amsterdam, dibangun pada tahun 1995. Jika di kanal-kanal lain rumah-rumah penduduk bergaya klasik, maka di keempat kanal ini, rumah-rumah penduduknya bergaya modern tetapi tetap memiliki ciri khas rumah kanal. Setiap rumah memiliki lebar sekitar 4,5 meter dan memiliki 4 atau 5 lantai. Di kanal ini terdapat 9 jembatan besi yang didesain oleh salah seorang seniman terkenal Belanda.

Nah, itulah sekilas informasi mengenai Wisata Kanal Amsterdam, Belanda. Untuk tempat wisata di Amsterdam bisa di baca di Wisata Amsterdam. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip selanjutnya!





Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar