Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Oktober 23, 2016

Wisata Santorini, Destinasi Romantis di Laut Aegea, Yunani

Salam Traveling!

Setelah Venezia dan Istanbul, sekarang kita menuju ke salah satu destinasi wisata romantis di wilayah Eropa Tenggara, yaitu Santorini, Yunani.

Santorini (Thira) merupakan sebuah pulau cantik yang terletak di gugusan Cyclades, wilayah tenggara Laut Aegea. Pulau ini berjarak sekitar 200 km di sebelah tenggara daratan utama Yunani. Santorini sebenarnya bukan merupakan satu pulau, tetapi kumpulan 6 pulau yang membentuk lingkaran. Pulau-pulau ini merupakan sisa-sisa kaldera gunung berapi yang pernah meletus sekitar 16 abad sebelum masehi. Dari keenam pulau tersebut, hanya 2 pulau yang berpenghuni, yaitu pulau utama Santorini (Thira), dan Therasia. Sedangkan 4 pulau kecil lainnya, yaitu Nea Kameni, Palaia Kameni, Aspronisi, dan Christiana, tidak berpenghuni. Di bagian tengah deretan keenam pulau ini terdapat lagoon yang terhubung langsung dengan Laut Aegea.

Santorini, Yunani
Santorini, Yunani
Secara administratif, Santorini termasuk dalam wilayah provinsi Thira, region Aegea Selatan. Pusat administrasi pulau ini terletak di Fira (Phira), yang memiliki jumlah penduduk sekitar 15 ribu jiwa pada tahun 2011. Selain Fira, wilayah-wilayah lainnya di pulau ini yang dihuni oleh penduduk dan sering dikunjungi oleh wsiatawan antara lain Oia (Ia), Karterados, Kamari, Emporio, Firostefani, Imerovigli, Pyrgos, Perissa, Megalochori, Akrotiri, Mesaria, Monolithos, Vlichada, Vothonas, Thirasia yang terletak di pulau Therasia, dan Athinios yang merupakan pelabuhan utama di Santorini.

Arsitektur bangunan di Cyclades
Arsitektur bangunan di Cyclades
Santorini merupakan salah satu destinasi wisata favorit para wisatawan di dunia. Pulau ini memiliki salah satu panorama yang unik di dunia, karena bangunan-bangunan di pulau ini memiliki arsitektur yang unik. Apalagi letaknya di tepi tebing, sehingga berpadu dengan hamparan biru perairan Laut Aegea. Bangunan-bangunan tersebut menggunakan arsitektur tradisional khas Cyclades, yang berbentuk menyerupai kubus atau silinder, yang dicat dengan warna putih dan warna-warna cerah lainnya, seperti biru muda, merah muda, dan kuningPada tahun 2015, Santorini dinobatkan sebagai salah satu pulau terindah di dunia.

Beberapa kota dan desa di wilayah Santorini yang sering dikunjungi oleh wisatawan antara lain :

1. Fira

Fira, Santorini
Fira, Santorini - foto oleh Manuco
Fira merupakan ibu kota dan pusat administrasi wilayah Santorini. Secara geografis, kota ini terletak di pantai barat, wilayah tengah pulau utama Santorini (Thira). Nama Fira berasal dari Thira, nama pulau ini pada zaman dahulu. Wilayah Fira terletak pada ketinggian 400 meter, di atas tebing di tepi lagoon kaldera. Pemandangan kota ini didominasi oleh bangunan dan rumah-rumah penduduk yang berwarna putih dan berarsitektur khas Cyclades. Di Fira terdapat 2 museum utama yaitu Museum Arkeologi Thera dan Museum Prasejarah Thera. Dari pelabuhan Athinios, Fira bisa dicapai dengan menggunakan taksi, bis, atau cable car. Dan untuk mengelilingi kota ini, pengunjung bisa menggunakan keledai, atau cukup dengan berjalan kaki.

2. Oia

Oia, Santorini
Oia, Santorini
Selain Fira, kota selanjutnya yang juga sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Oia. Oia, atau Ia, adalah sebuah kota kecil yang terletak di ujung utara pulau utama Santorini. Dahulu kota ini bernama Apano Meria. Tetapi hingga saat ini, penduduk lokal masih sering menyebut kota ini dengan nama Pano Meria, dan penduduk kota dengan sebutan Apanomerites. Pada masa Yunani kuno, Oia bersama dengan Kamari, merupakan 2 pelabuhan utama di wilayah Santorini, yang pada saat itu masih dikenal dengan nama Thera. Sama seperti Fira, bangunan-bangunan di Oia juga memiliki arsitektur khas Cyclades dan berwarna putih. Di kota ini terdapat Gereja Panagia, kincir angin (Weaving Mill), captain’s house yang dibangun pada tahun 1800-an, Museum Sejarah Maritim Thira, dan Serenade Point, tempat yang populer bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan matahari terbenam.

3. Kamari

Kamari, Santorini
Black Beach, Kamari - foto oleh Stan Zurek
Selanjutnya adalah Kamari, sebuah desa yang terletak di ujung tenggara pulau utama Santorini. Berbeda dengan Fira dan Oia yang terletak di tepi tebing, wilayah Kamari terletak di tepi pantai. Nama Kamari berasal dari nama sebuah arch (lengkungan), yang disebut Kamara, yang terletak di wilayah pantai di ujung selatan kota ini. Arch tersebut dibangun untuk menghormati Dewa Poseidon. Karena letaknya di tepi pantai, Kamari terkenal dengan objek wisata pantai, dan yang terkenal adalah Kamari Beach yang memiliki pasir berwarna hitam. Warna hitam pasir tersebut terbentuk dari sisa-sisa abu vulkanik kaldera gunung berapi yang membentuk wilayah pulau Santorini.

4. Akrotiri

Akrotiri, Santorini
Triangle Square, Akrotiri - foto oleh Vancouvermike
Selain kota dan pantai, Santorini juga menawarkan destinasi wisata sejarah bagi para wisatawan, yaitu Akrotiri, yang terletak di ujung selatan pulau utama Santorini. Di area ini terdapat reruntuhan dan puing-puing sisa peradaban Bangsa Minoa yang telah hidup di kota ini sejak 5000 tahun sebelum masehi. Akibat letusan gunung berapi Thera pada tahun 1627 sebelum masehi, seluruh wilayah kota tersebut tertutup abu vulkanik. Pada tahun 1867, sisa-sisa reruntuhan peradaban ini ditemukan oleh seorang ahli geologi Jerman, F. Fouque. Para sejarawan menduga, peradaban inilah yang menginspirasi Plato dalam membuat karya ceritanya yang fenomenal, yaitu Atlantis (Island of Atlas). Di Akrotiri hanya terdapat reruntuhan kota, sedangkan semua artifak sejarah telah dipindahkan ke Museum Prasejarah Thera yang terletak di Fira.

5. Imerovigli

Imerovigli, Santorini
Imerovigli, Santorini - foto oleh Berard Gagnon
Destinasi wisata terakhir adalah Imerovigli, sebuah desa kecil yang terletak di wilayah tengah pulau utama Santorini. Dari Fira, desa ini hanya berjarak sekitar 2,6 km di sebelah utara. Sama seperti Fira, Imerovigli juga terletak di tepi lagoon, wilayah pantai barat pulau utama. Desa ini sering dijuluki sebagai "Balcony to The Aegea" karena memiliki panorama matahari terbenam yang sangat indah, sama seperti Oia. Wilayah Imerovigli juga didominasi oleh bangunan-bangunan berarsitektur khas Cyclades yang berwarna putih. Di desa ini juga terdapat reruntuhan Venetian Castle yang dibangun pada tahun 1207. Di antara Fira dan Imerovigli, terdapat Firostefani, sebuah desa kecil yang juga sering dikunjungi oleh wisatawan.

Cara Mencapai Santorini

Ferry di pelabuhan Santorini
Ferry di pelabuhan Santorini
Untuk mencapai Santorini dari daratan utama Yunani, tersedia 2 cara. Pertama, dengan menggunakan ferry. Pelabuhan utama di Santorini terletak di Athinios, sekitar 8,5 km di sebelah selatan Fira. Sedangkan di daratan utama Yunani, pelabuhan ferry terletak di Piraeus (Pireos), sekitar 9 km di sebelah barat daya Athena. Jarak antara Piraeus dan Athinios sekitar 200 km. Dengan ferry, jarak tersebut bisa ditempuh dalam waktu 4 jam hingga 9 jam, tergantung operator ferry dan rute yang dilalui. Beberapa operator ferry utama antara lain Blue Star Ferries, Anek Lines, Hellenic Seaways, Sea Jets, dan Zante Ferries. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari € 128 hingga €424, tergantung pelayanan dan waktu berkunjung.

Pilihan kedua untuk mencapai Santorini adalah dengan menggunakan pesawat udara. Pilihan ini sangat cocok bagi wisatawan yang alergi dengan mabuk perjalanan jika menggunakan transportasi laut. Tetapi kekurangannya, pada musim liburan, harga tiket pesawat cenderung mahal dan cepat habis, sehingga disarankan untuk melakukan booking jauh sebelum penerbangan. Bandara utama di pulau ini, Santorini/Thira International Airport (JTR) terletak di sebelah utara Kamari, sekitar 5 km di sebelah tenggara Fira. Dari bandara, wisatawan bisa menggunakan bis, taksi, atau mobil rental untuk menuju ke kota-kota destinasi wisata di pulau ini, seperti Fira, Oia, Kamari, Akrotiri, Firostefani, dan yang lainnya.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang wisata Santorini, destinasi romantis di Laut Aegea, Yunani. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar