Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Februari 17, 2019

8 Wisata Klasik di Bavaria, State Terbesar di Negara Jerman

Salam Traveling!

Masih di Bavaria, state terbesar di negara Jerman, setelah mengunjungi beberapa wisata alam, sekarang kita akan berkunjung ke objek wisata klasik yang ada di wilayah ini. Objek wisata klasik tersebut meliputi kastil, istana, jembatan, maupun bangunan yang memiliki nilai sejarah.

Bavaria sendiri merupakan salah satu dari 16 state yang membentuk negara Jerman. Dalah Bahasa Jerman, state ini dikenal dengan nama Bayern. Bavaria ini tidak berbatasan dengan laut sama sekali, serta memiliki wilayah yang paling luas dari state-state lainnya. State ini terletak di ujung tenggara Jerman, serta berbatasan langsung dengan wilayah Austria, Republik Ceko, dan Swiss. Dengan Austria, Bavaria dibatasi oleh Pegunungan Alpen Bavaria (Bavarian Alps), dengan Republik Ceko dibatasi oleh Bavarian Forest dan Bohemian Forest, dan dengan Swiss dibatasi oleh Danau Constance. Ada 2 sungai utama yang mengalir di wilayah state ini yaitu Sungai Danube dan Sungai Main. Beberapa kota utama yang ada di Bavaria antara lain Munich (München), Nuremberg (Nürnberg), Augsburg, Regensburg, Würzburg, Ingolstadt, Fürth, dan Erlagen.

Berikut beberapa objek wisata klasik yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan di Bavaria:

1. Neuschwanstein Castle

Neuschwanstein Castle, Bavaria
Neuschwanstein Castle, Bavaria - foto oleh swedishnomad
Objek wisata pertama adalah Neuschwanstein Castle (Schloss Neuschwanstein), sebuah kastil cantik yang terletak di desa Schwangau, distrik Ostallgäu, wilayah selatan Bavaria. Kastil ini pertama kali dibangun pada abad ke-19 atas perintah Raja Ludwig II Bavaria, sebagai tempat persembunyian. Kastil ini dibangun dengan arsitektur Romanesque Revival di puncak sebuah bukit di Schwangau. Sebelumnya, di area tersebut terdapat Kastil Schwangau yang selanjutnya diruntuhkan dan dibangunlah Neuschwanstein Castle. Saat Raja Ludwig II wafat, kastil ini kemudian dibuka ke publik. Karena keindahan arsitekturnya, Neuschwanstein Castle menjadi inspirasi sebagai kastil di beberapa serial Disney, seperti Cinderella dan Seleeping Beauty. Setiap tahun, setidaknya ada 1,3 juta wisatawan yang berkunjung ke kastil ini. Kota terdekat untuk mencapai kastil ini adalah Füssen, yang berjarak sekitar 4 km. Tepat di sebelah Neuschwanstein Castle, terdapat kastil cantik lainnya yaitu Hohenschwangau Castle.

2. Hohenschwangau Castle

Hohenschwangau Castle, Bavaria
Hohenschwangau Castle, Bavaria - foto oleh Michelleyyy
Objek wisata kedua adalah Hohenschwangau Castle (Schloss Hohenschwangau), sebuah kastil cantik yang terletak tepat di sebelah barat Neuschwanstein Castle. Kedua kastil tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter. Hohenschwangau Castle juga dibangun pada abad ke-19 oleh Raja Maximilian II Bavaria, yang merupakan ayah dari Raja Ludwig II. Di kastil inilah Raja Ludwig II menghabiskan masa kanak-kanaknya. Hohenschwangau Castle dibangun dengan arsitektur Gothic Revival di atas sebuah bukit di tepi Danau Alpsee. Sebelumnya di bukit tersebut terdapat Kastil Schwanstein yang kemudian diruntuhkan dan dibangunlah Hohenschwangau Castle. Sama seperti Neuschwanstein, Hohenschwangau juga selalu ramai dikunjungi oleh wisatawn setiap tahunnya. Selain bangunan utama, kompleks kastil ini juga dilengkapi dengan taman-taman dan air mancur.

3. Marienbrücke

Marienbrücke, Bavaria
Marienbrücke, Bavaria
Objek wisata ketiga adalah Marienbrücke atau Queen Mary’s Bridge, sebuah jembatan membentang di atas jurang Pollät Gorge (Pollätschluct), tidak jauh dari lokasi Neucshwanstein Castle. Dari kastil tersebut, jembatan ini berjarak sekitar 700 meter ke sebelah selatan, serta bisa dicapai dengan berjalan kaki selama 15 menit. Nama Marienbrücke berasal dari nama Ratu Marie Prussia, yang merupakan ibu dari Raja Ludwig II. Jembatan ini dibangun atas perintah Raja Maximilian II, suami dari Ratu Marie, pada tahun 1845. Meski hanya sebuah jembatan, tetapi saat ini Marienbrücke merupakan salah satu objek wisata yang selalu ramai dikunjungi. Dari atas jembatan ini, pengunjung bisa menikmati panorama Neuschwanstein Castle, serta keindahan Sungai Pollät dari atas tebing.

4. Linderhof Palace

Linderhof Palace, Bavaria
Linderhof Palace, Bavaria - foto oleh Polybert49
Masih di wilayah selatan Bavaria, sekarang kita bergerak ke timur menuju ke Ettal, sebuah kota kecil di distrik Garmisch-Partenkirchen. Di kota ini terdapat Linderhof Palace (Schloss Linderhof), sebuah istana yang juga dibangun atas perintah Raja Ludwig II. Istana ini dibangun pada abad ke-19 dan terinspirasi dari arsitektur Château de Versailles yang terletak di Prancis, meskipun ukuran istana ini jauh lebih kecil. Dibandingkan dengan Neuschwanstein Castle dan Hohenschwangau Castle, Linderhof Palace memiliki atmosfer yang lebih pribadi, karena hanya 4 ruangan di bangunan ini yang benar-benar digunakan, yaitu Hall of Mirrors, Audience Chamber, Dining Room, dan Bedchamber. Istana ini juga dikelilingi oleh taman yang luas yang dikenal dengan nama Linderhof’s Linden atau The Old “Königslinde”. Dari Neuschwanstein Castle, objek wisata ini berjarak sekitar 4 km, serta bias dicapai dengan menggunakan kereta.

5. Karlsplatz

Karlsplatz, Bavaria
Karlsplatz, Bavaria - foto oleh Andrew Bossi
Selanjutnya kita akan menuju ke Munich, ibu kota state Bavaria. Di kota ini terdapat Karlsplatz (Stachus), sebuah lapangan yang terletak di pusat kota, sekitar 1 km di sebelah barat Marienplatz. Nama Karlsplatz digunakan sejak tahun 1797, serta diambil dari nama seorang elector Bavaria, Karl Theodor. Meski demikian, warga lokal Munich jarang menggunakan nama tersebut, melainkan menggunakan nama Stachus. Sama seperti Marienplatz, di area Karlsplatz juga terdapat beberapa bangunan penting seperti gerbang Karlstor yang bergaya gothic, Justizpalast (Palace of Justice) dengan arsitektur baroque, Kaufhof yang merupakan department store pertama di kota ini, serta pusat perbelanjaan di area bawah tanah lapangan ini. Selain itu di sepanjang jalan Neuhauser Straβe / Kaufingerstraβe yang menuju ke Marienplatz, juga terdapat berbagai pertokoan, café, dan restoran. Di Karlsplatz juga terdapat stasiun U-Bahn dan S-Bahn. Lapangan ini juga merupakan pusat system tram di kota Munich.

6. Nuremberg Castle

Nuremberg Castle, Bavaria
Nuremberg Castle, Bavaria
Selanjutnya kita menuju ke Nuremberg, sebuah kota cantik yang berjarak sekitar 170 km di sebelah utara Munich. Di kota ini terdapat Nuremberg Castle (Nürnberger Burg), sebuah kompleks kastil yang terletak di atas bukit di pusat Old Town Nuremberg. Kompleks kastil tersebut bersama dengan tembok kota sering dianggap sebagai benteng pertahanan yang paling hebat di seluruh wilayah Eropa, yang merepresentasikan kekuatan Kekaisaran Romawi (Holy Roman) serta peran penting Kerajaan Nuremberg di masa lampau. Bangunan kastil pertama dibangun pada sekitar tahun 1000, dan berlanjut hingga tahun 1254. Kompleks kastil ini juga sempat mengalami kerusakan parah akibat beberapa perang, tetapi direstorasi kembali menjadi bangunan seperti yang ada saat ini.

7. Würzburg Residence

Würzburg Residence, Bavaria
Würzburg Residence, Bavaria - foto oleh Lutz Marten
Dari Nuremberg, sekarang kita menuju ke Würzburg, di wilayah utara Bavaria. Di kota ini terdapat Würzburg Residence (Würzburger), sebuah istana bergaya Baroque-Rococo yang terletak di wilayah Altstadt (Old Town). Istana yang dibangun pada tahun 1720 ini dulunya merupakan kediaman Pangeran-Uskup Würzburg, Johann Philipp Franz von Schönborn dan Friedrich Carl von Schönborn. Oleh Napoleon, istana ini dijuluki sebagain rumah uskup terbesar di Eropa. Sama seperti bangunan-bangunan lain di Jerman, selama Perang Dunia II, istana ini juga mengalami kerusakan, tetapi direstorasi kembali sejak tahun 1945. Pada tahun 1981, oleh UNESCO, Würzburg Residence dimasukkan ke dalam daftar World Heritage Site. Istana ini juga dilengkapi dengan sebuah taman formal atau yang lebih dikenal dengan nama Hofgarten (Court Garden) yang juga bergaya Baroque.

7. Marienberg Fortress

Marienberg Fortress, Bavaria
Marienberg Fortress, Bavaria - foto oleh Christian Horvat
Masih di Würzburg, objek wisata selanjutnya di kota ini adalah Marienberg Fortress (Festung Marienberg), sebuah kastil sekaligus benteng yang terletak di tepi Sungai Main. Kastil ini dibangun di atas bukit setinggi 266 meter tepat di sebelah jembatan Old Bridge. Marienberg Fortress merupakan salah satu simbol kota Würzburg sekaligus kediaman uskup setempat selama hampir 5 abad. Kastil ini telah digunakan sebagai benteng pertahanan sejak masa lampau. Sebagian besar struktur kastil yang ada saat ini dibangun antara abad ke-16 hingga abad ke-18 dengan arsitektur Renaissance dan Baroque. Pada saat Perang Dunia II, kastil ini sempat terkena bom sehingga harus direkonstrksi kembali pada tahun 1990. Saat ini, selain sebagai kastil, Marienberg Fortress juga dilengkapi dengan 2 museum. Dari area Altstadt, istana ini berjarak sekitar 4 km dan bisa dicapai dengan menggunakan bis.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang 8 objek wisata klasik di Bavaria, state terbesar di negara Jerman. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar