Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Juli 11, 2019

Wisata Hamburg, Kota Metropolitan di tepi Sungai Elbe, Jerman

Salam Traveling!

Setelah Berlin, Frankfurt, Munich, Stuttgart, dan Bremen, sekarng kita menuju ke kota tujuan wisata selanjutnya di Jerman, yaitu Hamburg.

Hamburg merupakan kota terbesar kedua di Jerman setelah Berlin. Kota metropolitan ini terletak di wilayah utara negara ini, tepatnya dipersimpangan Sungai Elbe dan kedua anak sungainya; Sungai Alster dan Sungai Bille. Karena letaknya di persimpangan tiga sungai, menjadikan wilayah kota ini dialiri oleh banyak kanal, serupa dengan Amsterdam di Belanda, dan Venezia di Italia. Wilayah Hamburg dibatasi oleh Lower Saxony di sebelah barat dan selatan; dengan Schleswig-Holstein di sebelah timur dan utara; serta dengan Laut Utara (North Sea) di sebelah barat-laut. Jumlah penduduk kota ini sekitar 1,8 juta jiwa pada tahun 2016.

Landungsbrücken, Hamburg
Landungsbrücken, Hamburg - foto oleh Batintherain
Sama seperti Berlin dan Bremen, Hamburg juga merupakan sebuah state (bundesland), yang dikenal dengan nama Freie und Hansestadt Hamburg (Free and Hanseatic City of Hamburg). Selain pusat kota, wilayah state ini juga meliputi beberapa pulau di Laut Utara, yaitu Neuwerk, Scharhörn, dan Nigehörn. Dari pusat kota Hamburg, ketiga pulau tersebut berjarak sekitar 100 km serta terhubung melalu Sungai Elbe. Hamburg juga merupakan kota Hansa (Hansestadt) di masa lampau, karena terletak di wilayah jalur perdagangan di Laut Utara dan Laut Baltik. Dari Bremen, kota ini hanya berjarak sekitar 100 km ke sebelah timur-laut; sementara dari Berlin, jarak Hamburg mencapai 280 km ke sebelah barat-laut.

Berikut beberapa landmark dan objek wisata yang sering dikunjungi oleh para traveler di Hamburg:

1. Speicherstadt

Speicherstadt, Hamburg
Speicherstadt, Hamburg - foto oleh flightlog
Objek wisata pertama adalah Speicherstadt, sebuah area yang terletak di wilayah Altstadt, pusat kota Hamburg (Hamburg-Mitte). Distrik ini merupakan bagian dari Pelabuhan Hamburg, serta dialiri oleh beberapa kanal, yaitu Binnenhafen, Brooksfleet, Zollkanal, dan Wandrahmsfleet. Nama Speicherstadt memiliki arti City of Warehouse atau Kota Gudang, karena bangunan-bangunan di area ini merupakan gudang penyimpanan barang di pelabuhan Hamburg. Distrik ini memiliki luas 26 hektar dan pertama kali dibuka pada tahun 1888. Hampir semua bangunan memiliki aritektur khas Gothic, serta dibangun dengan menggunakan material bata merah (red brick). Saat ini Speicherstadt merupakan distrik gudang terbesar di dunia serta termasuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site. Di area ini juga terdapat beberapa objek wisata seperti Miniatur Wonderland, Dialoghaus Hamburg, Hamburg Dungeon, dan Deutsches Zollmuseum.

2. Miniatur Wunderland

Minatur Wunderland, Hamburg
Minatur Wunderland, Hamburg - foto oleh Tobias Grosch
Objek wisata kedua adalah Miniatur Wunderland, museum bertema miniatur yang terletak di area Speicherstadt, pusat kota Hamburg. Serupa dengan Madurodam di Den Haag dan Mini-Europe di Brussels, museum ini juga menampilkan aneka macam miniatur, tetapi khusus untuk kereta dan airport dari berbagai kota dan negara di dunia. Miniatur Wunderland pertama kali dibuka pada tahun 2000, dan saat ini sudah memiliki model kereta dan airport dari 10 kota/negara. Kesepuluh kota/negara tersebut adalah Harz/Central Germany, Knuffingen, Austria, Hamburg, United States, Scandinavia, Switzerland, Knuffingen Airport, Italy, dan Venice. Seluruh miniatur tersebut dibangun pada area seluas 2.300 meter persegi, serta membutuhkan sekitar 1.300 model kereta dengan panjang jalur mencapai 15 km. Museum ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga pukul 10 malam.

3. Elbphilharmonie

Elbphilharmonie, Hamburg
Elbphilharmonie, Hamburg
Masih di wilayah Altstadt Hamburg, landmark selanjutnya adalah Elbphilharmonie (Elbe Philharmonic Hall), gedung teater yang terletak di Platz der Deutschen Einheit, tepat di sebelah area Speicherstadt. Gedung teater ini terletak tepat di tepi Sungai Elbe, serta dibangun di atas sebuah bangunan gudang, Kaispeicher A. Konstruksi Elbphilharmonie pertama kali dibangun pada tahun 2007, sementara Kaispeicher A yang merupakan bangunan dasar telah ada sejak tahun 1963. Total tinggi gedung yang mencapai 108 meter, serta arsitektur modern dengan eksterior berlapis kaca dan kristal quartz, menjadikan Elbphilharmonie sebagai salah satu landmark yang atraktif di tepi Sungai Elbe, Hamburg. Teater ini pertama kali dibuka pada tahun 2017 dan dapat menampung hingga 2100 pengunjung. Saat ini Elbphilharmonie Hamburg merupakan salah satu gedung teater terbesar dan yang paling modern di dunia. Bagi warga lokal, teater ini lebih popular dengan nama Elphi.

4. Hamburg Townhall

Hamburg Townhall
Hamburg Townhall - foto oleh Daniel Schwen
Landmark selanjutnya adalah Hamburg Townhall (Hamburger Rathaus), gedung balai kota yang terletak di Rathausmarkt, wilayah Altstadt. Gedung ini berjarak sekitar 800 meter dari Speicherstadt, terletak di tepi Kleine Alster dan tidak jauh dari Danau Binnenalster. Sama seperti balai kota pada umumnya, Townhall juga merupakan kantor pemerintahan state dan kota Hamburg. Gedung ini pertama kali dibangun pada tahun 1886 dengan arsitektur Neo-renaissance di area seluas 1,7 hektar. Bangunan Townhall ini juga dilengkapi dengan sebuah menara setinggi 112 meter, yang merupakan landmark utama di tepi Sungai Alster, Hamburg. Dari semua bagian gedung, yang dibuka ke publik hanya bagian lobby. Bagian tersebut juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan serta pameran.

5. Binnenalster

Binnenalster, Hamburg
Binnenalster, Hamburg - foto oleh Thomas Ulrich
Objek wisata kelima adalah Binnenalster (Inner Alster Lake), satu dari dua danau buatan yang terletak di pusat kota Hamburg. Danau lainnya adalah Auβenalster (Outer Alster Lake) yang terletak di sebelah timur-laut danau ini, serta berukuran lebih besar. Kedua danau tersebut dibentuk dari aliran Sungai Alster. Binnenalster berukuran lebih kecil dengan luas hanya sekitar 0,2 km persegi. Danau ini cukup populer karena letaknya tepat di tepi wilayah Altstadt dan Neustadt. Di sekeliling danau ini terdapat berbagai landmark dan bangunan penting seperti Jungfernstieg, Townhall, Alsterhaus, Brügge Haus, Thalia Theater, dan Gustav-Mahler-Platz. Setiap tahun, tepatnya di awal bulan September, di sekitar Binnenalster akan diadakan festival street fair Alstervergnügen.

6. Jungfernstieg

Jungfernstieg, Hamburg
Alsterhaus di Jungfernstieg, Hamburg - foto oleh Bruno Kussler Marques
Objek wisata keenam adalah Jungfernstieg, salah satu jalan utama di pusat kota Hamburg. Jalan ini terletak tepat di tepi Binnenalster, serta menghubungkan wilayah Altstadt dan Neustadt. Meski merupakan jalan utama, tetapi Jungfernstieg hanya memiliki panjang sekitar 600 meter, dan membentang dari Europa Passage hingga ke Gänsemarkt. Bagian jalan yang menghadap ke danau berupa teras dengan 2 paviliun; Alsterpavilion yang merupakan sebuah café, dan pavilion yang lebih kecil yang digunakan sebagai pintu gerbang ke stasiun bis. Di sepanjang Jungfernstieg berdiri berbagai shopping mall dan high-end shop, bank, serta galeri seni. Dari jalan ini juga, para wisatawan umumnya menikmati pemandangan Danau Binnenalster.

7. Planten un Blomen

Planten un Blomen, Hamburg
Planten un Blomen, Hamburg - foto oleh Hinnerk Haardt
Objek wisata terakhir kita kali ini adalah Planten un Blomen, taman kota yang juga terletak di pusat kota Hamburg. Dari wilayah Altstadt, taman ini berjarak sekitar 1 km ke sebelah utara. Planten un Blomen memiliki luas area mencapai 47 hektar dan telah dibuka sejak tahun 1930. Tumbuhan yang pertama kali ditanam di taman ini adalah Platanus, sejenis pohon yang hanya tumbuh di wilayah utara bumi. Pohon tersebut ditanam pada tahun 1821 oleh Profesor Johann Georg Christian Lehmann, dan saat ini masih tetap hidup serta bisa dijumpai di pintu masuk taman. Di bagian selatan taman terdapat playground yang cukup luas, yang menjadikan Planten un Blomen sebagai objek wisata favorit bagi warga di Hamburg. Taman ini dibuka setiap hari sepanjang tahun, dan untuk memasukinya tidak dipungut biaya sama sekali. Di sebelah timur taman terdapat Old Botanical Garden (Alter Botanischer Garten) yang juga dibuka setiap hari.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang wisata Hamburg, kota metropolitan di tepi Sungai Elbe, Jerman. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar