Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

Agustus 28, 2019

Wisata Bernese Oberland, region cantik di ujung selatan Canton Bern, Swiss – Bagian 1

Salam Traveling!

Setelah mengunjungi beberapa destinasi wisata di Swiss, sekarang kita menuju ke area pegunungan yang terletak di ujung selatan canton Bern, yaitu Bernese Oberland.

Bernese Oberland (Berner Oberland / Bernese Highlands) merupakan bagian dari canton Bern yang berupa dataran tinggi dan pegunungan. Area ini terletak di ujung selatan canton serta merupakan satu dari lima region administratif, yang lebih dikenal dengan sebutan Oberland. Wilayah Bernese Oberland meliputi area di sekitar Meiringen dan Hasliberg hingga ke Grimsel Pass, Danau Thun dan Danau Brienz, lembah-lembah pegunungan di sekitar Puncak Jungfrau, area di sebelah barat-laut Danau Thun beserta Kandersteg dan Adelboden, serta area di sekitar Gstaad dan Lenk di Lembah Simmental. Deretan pegunungan di region ini yang terletak di sebelah selatan Sungai Aare serta di sebelah utara Sungai Rhône dikenal dengan nama Bernese Alps.

Bernese Oberland, Swiss
Bernese Oberland, Swiss
Sama seperti area lainnya di canton Bern, penduduk Bernese Oberland juga menggunakan Bahasa Jerman Swiss dengan dialek Highest Alemmanic, jauh berbeda dengan dialek High Alemmanic Bernese yang digunakan di kota Bern dan wilayah utara canton. Sejak tahun 2010, region Bernese Oberland dibagi menjadi 4 distrik dan 80 kota. Keempat distrik tersebut adalah Frutigen-Niedersimmental, Intrelaken-Oberhasli, Obersimmental-Saanen, dan Thun.

Eiger, Mönch, dan Jungfrau
Eiger, Mönch, dan Jungfrau, Bernese Oberland - foto oleh Hansueli Krapf
Wilayah Bernese Oberland didominasi oleh pegunungan dengan lembah-lembah yang terbentuk oleh tebing-tebing tingggi. Di area ini juga terdapat banyak air terjun dan gletser. Karena keindahan alamnya ini, Bernese Oberland menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Swiss. Destinasi utama di region ini antara lain Interlaken, Wengen, Mürren, Lauterbrunnen, Grindelwald, Haslital, Danau Thun, Kandersteg, Simmental, dan Gstaad. Sementara di Pegunungan Bernese Alps, puncak tertinggi adalah Finsteraarhorn (4.274 m), tetapi yang lebih terkenal adalah Eiger, Mönch, dan Jungfrau. Bagi wisatawan, region ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas jalur kereta yang sangat memadai, dengan banyak cable car dan gondola. Bahkan di wilayah Bernese Oberland terletak stasiun kereta tertinggi di Eropa, yaitu di Jungfraujoch; serta jalur gondola terpanjang di dunia, yang menghubungkan Grindelwald dan Männlichen.

Berikut beberapa kota dan desa kecil cantik yang terletak di Bernese Oberland:

1. Interlaken

Interlaken, Bernese Oberland
Sungai Aare, Interlaken - foto oleh Patrick Nouhailler
Kota cantik pertama adalah Interlaken, kota terbesar di region Bernese Oberland, sekaligus ibu kota distrik Interlaken-Oberhasli. Kota ini terletak di sepanjang Sungai Aare, serta di antara 2 danau; Danau Thun (Thunersee) di sebelah barat, dan Danau Brienz (Brienzersee) di sebelah timur. Karena letaknya di antara 2 danau, sehingga kota ini diberi nama ‘Interlaken’ yang berarti ‘between lakes’ atau ‘di antara 2 danau’. Jumlah penduduk kota ini sekitar 5.600 jiwa pada tahun 2018, dan mayoritas penduduknya menggunakan Bahasa Jerman dengan dialek Swiss Alemmanic. Interlaken merupakan salah satu kota besar bagi para traveler sebagai pintu gerbang untuk menuju ke wilayah selatan Bernese Oberland, seperti Lauterbrunnen, Grindelwald, dan Mt. Jungfrau.. Di kota ini terdapat 2 stasiun kereta yaitu Interlaken Ost dan Interlaken West, yang menghubungkan kota ini dengan Bern, Luzern, Frankfurt, Berlin, dan Paris.

2. Grindelwald

Grindelwald, Bernese Oberland
Pemandangan Mt. Eiger dari Grindelwald
Kota cantik kedua adalah Grindelwald, kota kecil yang terletak di sebelah selatan Interlaken. Kota ini terletak pada ketinggian sekitar 1.034 meter di atas permukaan laut, dan dikelilingi oleh beberapa gunung utama di Pegunungan Bernese Alps, seperti Mönch, Eiger, Faulhorn, Schwarzhorn, dan Wellhorn. Selain kota utama, wilayah Grindelwald juga meliputi beberapa desa dan pemukiman kecil di sekitarnya seperti Alpiglen, Burglauenen, Grund, Itramen, Mühlebach, Schwendi, Tschingelberg, dan Wargistal. Jumlah total penduduk kota ini sekitar 3.800 jiwa pada tahun 2018. Untuk mencapai Grindelwald, wisatawan bisa menggunakan kereta Berner Oberland Bahn (BOB) dari Interlaken. Di sebelah barat kota ini terdapat Lembah Lauterbrunnen (Lauterbrunnental) yang dipisahkan oleh jalur pass Kleine Scheidegg.

3. Lauterbrunnen

Lauterbrunnen, Bernese Oberland
Staubbach Fall, Lauterbrunnen - foto oleh Noel Reynolds
Kota cantik ketiga adalah Lauterbrunnen, kota kecil yang terletak di sebelah barat Grindelwald, dan di sebelah selatan Interlaken. Kota ini terletak di Lembah Lauterbrunnen (Lauterbrunnental), salah satu lembah Pegunungan Alpen yang cukup unik, karena topografinya yang menyerupai huruf-U serta dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi yang membentang sepanjang 8 km, yang dikenal dengan istilah Lauterbrunnen Wall. Selain kota utama, wilayah Lauterbrunnen juga meliputi beberapa desa kecil di sekitarnya seperti Wegen, Mürren, Gimmewald, Stechelberg, dan Isenfluh. Jumlah penduduk di kota ini sekitar 2.290 jiwa pada tahun 2018. Landmark utama di Lauterbrunnen adalah air terjun Staubbach Fall yang memiliki tinggi 270 meter, sungai Weisse Lütschine yang airnya bersumber dari salju pegunungan yang mencair, dan air terjung gletser Trummelbach Falls. Di sebelah timur wilayah kota ini menjulang 3 puncak utama di Pegunungan Bernese Alps, yaitu Eiger, Mönch, dan Jungrau; sementara di sebelah barat menjulang puncak Gspaltenhorn dan Schilthorn. Dengan Grindelwald, wilayah Lauterbrunnen dipisahkan oleh jalur pass Kleine Scheidegg, dan di area tersebut terdapat jalur kereta Jungfraubahn (JB) yang menuju ke Jungfraujoch.

4. Wengen

Wengen, Bernese Oberland
Wengen, Lauterbrunnen - foto oleh Tom Key
Desa cantik keempat adalah Wengen, desa kecil yang merupakan bagian dari wilayah Lauterbrunnen. Desa ini terletak di sebelah timur-laut kota utama Lauterbrunnen, dan berada pada ketinggian sekitar 1.274 di atas permukaan laut. Jumlah penduduk penduduk yang menetap di desa ini sekitar 1.300 orang. Selain keindahan Pegunungan Bernese Alps, Wengen juga terkenal dengan rumah-rumah tradisional Swiss yang terbuat dari kayu, yang dikenal dengan istilah chalet. Dari desa ini, terdapat jalur kereta Jungfraubahn yang menuju ke puncak Mt. Jungfrau (4.158 m). Dari puncak tersebut, pengunjung bisa menyaksikan panorama Aletsch Glacier. Di Wengen juga terdapat jalur cable car untuk mencapai lereng Männlichen, di mana pengunjung bisa menikmati keindahan puncak Mt. Eiger dan Mt. Mönch. Di sebelah selatan Wengen, mengalir air terjun gletser Trümmelbach Falls, yang bisa diakses melalui jalur bawah tanah.

5. Mürren

Mürren, Bernese Oberland
Mürren, Lauterbrunnen - foto oleh Jeff Wilcox
Desa cantik kelima adalah Mürren, desa kecil yang juga merupakan bagian dari wilayah Lauterbrunnen. Desa ini terletak di sebelah selatan kota utama Lauterbrunnen, tepatnya di kaki Mt. Schilthorn (2.971 m), dan berada pada ketinggian sekitar 1.638 meter. Mürren bersama dengan Wengen merupakan beberapa desa di Swiss tidak mengizinkan penggunaan kendaraan bermotor sama sekali. Desa ini juga tidak terhubung dengan jalur jalan manapun. Meski demikian, untuk mencapai Mürren cukup mudah. Dari Lautebrunnen, wisatawan bisa menggunakan jalur kereta Bergbahn Lauterbrunnen-Mürren yang akan berhenti di Stasiun Mürren. Di stasiun tersebut juga terdapat 4 jalur cable car: 2 jalur menurun menuju ke Gimmelwald dan Stechelberg; serta 2 jalur mendaki menuju ke puncak Schilthorn dan restoran Piz Gloria.

6. Gimmelwald

Gimmelwald, Bernese Oberland
Gimmelwald, Lauterbrunnen - foto oleh Ben & Gab (Flickr)
Desa cantik keenam adalah Gimmelwald, desa kecil yang masih merupakan bagian dari wilayah Lauterbrunnen. Desa ini terletak di sebelah selatan Mürren, tepatnya di kaki gunung Jungfrau, dan berada pada ketinggian 1363 meter. Sama seperti Wengen dan Mürren, Gimmelwald juga termasuk desa yang bebas dari kendaraan bermotor. Jumlah penduduk desa ini hanya sekitar 130 jiwa pada tahun 2003. Karena jumlah penduduk yang sangat sedikit tersebut, pada tahun 2010 sekolah lokal di desa ini harus ditutup, sehingga para orang tua menyekolahkan anak-anak mereka di kota utama Lauterbrunnen. Dari Mürren, tersedia jalan setapak yang bisa dilalui oleh wisatawan, tetapi tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Selain itu, wisatawan juga bisa menggunakan cable car dari Mürren, yang bisa dilanjutkan ke Stechelberg. Dari kota utama Lauterbrunnen, wisatawan bisa menggunakan kereta yang menuju ke Mürren, atau menggunakan bis menuju ke Stechelberg.

Nah teman-teman, demikianlah informasi tentang wisata Bernese Oberland - bagian 1, region cantik di ujung selatan Canton Bern, Swiss. Informasi selanjutnya, bisa dibaca di Wisata Bernese Oberland – bagian 2.




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar