Catatan Traveling

There is a world out there. Travel and explore it.

2015-11-23

Wisata Seoul, Ibu Kota Negara Korea Selatan

Salam Traveling!

Setelah Jepang, sekarang kita menuju ke negara Asia Timur yang lain yaitu Korea Selatan, tepatnya di ibu kota, Seoul.

Seoul, nama resminya Seoul Special City, merupakan ibu kota sekaligus kota metropolitan terbesar di negara Korea Selatan. Seoul terletak di pusat Seoul Capital Area, yang mencakup wilayah Incheon dan provinsi Gyeonggi. Secara geografis Seoul terletak di wilayah barat laut Korea Selatan. Sungai Han membagi wilayah kota ini menjadi 2 bagian: utara dan selatan. Wilayah Seoul dikelilingi oleh pegunungan,dengan puncak tertinggi Gunung Bukhan. Selain itu, di Seoul juga terdapat 5 landmark yang merupakan UNESCO World Heritage Site yaitu Changdeok Palace, Hwaseong Fortress, Jongmyo Shrine, Namhansanseong, dan Royal Tombs of the Joseon Dynasty.

Lalu apa saja landmark dan tempat wisata yang sering dikunjungi oleh para traveler di Seoul, Korea Selatan? Berikut 10 di antaranya:

1. Gyeongbok Palace

Gyeongbok Palace, Seoul
Gyeongbok Palace
Gyeongbok Palace, juga dikenal dengan nama Gyeongbokgung, merupakan istana utama dari lima istana peninggalan Dinasti Joseon. Kompleks istana ini terletak di Jongno-gu, Seoul, dan telah dibangun sejak tahun 1395 dengan arsitektur khas Korea. Gyeongbokgung dibangun sebagai rumah kediaman raja-raja Dinasti Joseon sekaligus sebagai kantor pusat pemerintahan. Di kompleks seluas 40 hektar ini terdapat lebih dari 500 bangunan dan 7.700 ruangan. Beberapa bangunan utama antara lain: Gwanghwamun (Gerbang Utama/Selatan), Heungnyemun (Gerbang Kedua), Oejeon (Halaman Luar), Naejeon (Halaman Dalam), Donggung (Istana Putra Mahkota), Paviliun Gyeonghoeru, Jembatan Yeongjegyo, dan masih banyak lagi. Di dalam kompleks juga terdapat National Palace Museum dan National Folk Museum. Untuk menuju ke sini, stasiun kereta terdekat adalah Gyeongbokgung Station. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali Selasa, mulai pukul 9 pagi hingga 6 sore.

2. Changdeok Palace

Changdeok Palace, Seoul
Changdeok Palace - photo by Jordan Wooley
Sama seperti Gyeongbokgung, Changdeok Palace atau Changdeokgung adalah salah satu dari lima istana peninggalan Dinasti Joseon yang terletak di Jongno-gu, Seoul. Tiga istana yang lain adalah Changgyeonggung, Deoksugung, Gyeonghuigung. Kompleks istana ini dibangun pada tahun 1395 setelah pembangunan Gyeongbokgung. Beberpa struktur utama antara lain: Donhwamun (Gerbang Utama), Hall Injeongjeon, Paviliun Juhamnu, dan Jembatan Geumcheongyo. Selain itu di bagian belakang istana terdapat taman seluas 32 hektar yang disebut huwon. Di taman in terdapat berbagai macam bunga, pepohonan, pavilion, dan sebuah kolam dengan banyak bunga teratai. Pada tahun 1997, oleh UNESCO, Changdeokgung dimasukkan ke dalam World Heritage Site. Hal istimewa lainnya adalah beberapa bagian kompleks istana ini digunakan sebagai lokasi syuting drama popular Korea, Dae Jang Geum. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali Senin, mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore.

3. Gunung Namsan

Pemandangan Kota Seoul dari Gunung Namsan
Gunung Namsan, atau Mount Namsan, adalah gunung setinggi 262 meter yang terletak di Jung-gu, Seoul. Dahulu gunung ini bernama Mongmyeoksan, tetapi saat ini lebih dikenal dengan nama Namsan. Gunung ini sering menjadi tujuan bagi para traveler yang ingin melakukan hiking. Selain itu di puncak gunung juga terdapat N Seoul Tower, taman publik Namsan Park, dan Namsangol Hanok Village, sebuah desa yang memiliki rumah-rumah tradisional Korea (hanok). Dari puncak gunung ini, wisatawan bisa menikmati pemandangan ke seluruh penjuru kota Seoul. 


4. N Seoul Tower

N Seoul Tower
N Seoul Tower, nama resminya YTN Seoul Tower atau juga dikenal dengan nama Namsan Tower atau Seoul Tower, adalah menara komunikasi yang terletak di puncak Gunung Namsan, Seoul. Menara setinggi 237 meter ini dibangun pada tahun 1971 untuk tujuan broadcasting radio dan TV. Tetapi pada tahun 1980, menara ini juga dibuka bagi publik dan saat ini telah menjadi landmark utama yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Fasilitas yang ada di menara ini antara lain ruangan observasi (analog dan digital), museum, food court, restoran, café, light garden, toko souvenir, dan masih banyak lagi. Untuk menuju ke menara ini pengunjung umunya menggunakan Namsan Cable Car untuk mencapai puncak Gunung Namsan, setelah itu berjalan kaki menuju ke menara. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 11 malam.

5. Namsangol Hanok Village

Namsangol Hanok Village
Seperti namanya, Namsangol Hanok Village adalah sebuah desa tradisional yang terletak di lembah Gunung Namsan, Jung-gu, Seoul. Di desa ini pengunjung bisa melihat rumah tradisonal Korea (hanok) lengkap dengan taman tradisionalnya. Tetapi tidak semua hanok dibuka ke publik. Beberapa di antaranya merupakan rumah pribadi pejabat pemerintah dan rumah penduduk yang tinggal di desa ini. Untuk meuju ke sini, stasiun kereta yang terdekat adalah Chungmuro Station. Tempat wisata ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali Selasa, mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam.

6. War Memorial of Korea

Patung "Brothers" di War Memorial of Korea
War Memorial of Korea adalah sebuah kompleks museum terbuka yang terletak di Yongsan-gu, Seoul. Kompleks seluas 2 hektar ini dibangun di bekas area pusat militer Korea dan dibuka pertama kali pada tahun 1994. Kompleks ini dibangun dengan tujuan untuk mengenang sejarah militer dan Perang Korea. DI sini terdapat sebuah museum dan halaman luas untuk memamerkan semua koleksi militer dan perang. Di dalam museum terdapat 6 ruangan dengan tema yang berbeda-beda yaitu: Memorial Hall, War History, Korean War, Expeditionary Forces Room,  ROK Armed Forces Room, dan Large Equipment Room. Sedangkan di halaman ditampilkan berbagai macam senjata dan perlengkapan perang, juga terdapat beberapa patung pejuang dan lukisan. Kompleks museum ini bisa dikunjungi setiap hari kecuali hari Senin, mulai pukul 9 pagi hingga 6 sore.


7. Heunginjimun

Heunginjimun
Heunginjimun, juga dikenal dengan nama Dongdaemun, adalah satu dari delapan pintu gerbang Seoul yang terletak di Jongno-gu. Dalam Bahasa Korea, "Heunginjimun" berarti "Pintu Gerbang Kebaikan" sedangkan "Dongdaemun" berarti "Pintu Gerbang Timur". Disebut demikian karena pintu gerbang ini terletak di sebelah timur Seoul. Pada masa pemerintahan Dinasti Joseon, Seoul dikelilingi oleh tembok dengan 8 gerbang utama. Selain Heunginjimun, ketujuh pintu gerbang yang lain adalah: Sukjeongmun (Gerbang Utara), Sungyemun (Gerbang Selatan), Donuimun (Gerbang Barat), Changuimun (Gerbang Barat-Laut), Hyehwamun (Gerbang Timur-Laut), Gwanghuimun (Gerbang Tenggara), dan Soimun (Gerbang Barat-Daya). Semua gerbang tersebut dibangun antara tahun 1396 dan 1398. Dari semua gerbang, hanya 6 yang masih ada hingga saat ini. Dua gerbang di antaranya, Donuimun dan Soimun, tidak lagi ada karena mengalami kerusakan parah. Stasiun terdekat untuk mengunjungi landmark ini adalah Dongdaemun Station.

8. Bongeunsa

Bogeunsa
Bongeunsa adalah sebuah kuil Budha yang terletak di Gangnam-gu, Seoul. Kuil Bogeunsa pertama kali dibangun pada tahun 794 pada masa pemrintahan Kaisar Wonseong dengan nama Kyongseoungsa. Pada masa Dinasti Joseon berkuasa, agama Budha sulit berkembang sehingga kuil ini tidak lagi digunakan. Pada tahun 1498, di bawah perlindungan Queen Munjeong dari Dinasti Joseon, kuil ini kemudian direkonstruksi kembali dan dijadikan sebagai kuil utama Budha Zen. Pada event-event tertentu, di kuil ini diadakan pentas tari tradisional dan festival lantern. Tidak jauh dari kuil terdapat pusat perbelanaan utama di Seoul, COEX Mall, dan berbagai restoran yang menyediakan makanan tradisonal Korea.

9. Bukhansan National Park

Bukhansan National Park
Bukhansan National Park adalah taman nasional yang terletak di Gunung Bukhan. Taman nasional seluas 80 km persegi ini mencakup wilayah Seoul dan Gyeonggi. Dalam Bahasa Korea, nama “Bukhansan” berarti “pegunungan yang terletak di sebelah utara Sungai Han”.  Taman nasional ini dibuka pertama kali pada tahun 1983 dan hingga saat ini merupakan salah satu tujuan favorit bagi penggemar hiking. Di sini terdapat 3 puncak utama yaitu Baekundae (836 m), Insubong (810 m), dan Mangnyeongdae (799 m). Seluruh area umumnya berupa hutan dengan puncak berbatu. Ada beberapa kuil di area ini. Untuk menuju ke tempat wisata ini, pengunjung umunya menggunakan trail. Salah satu trail utama adalah Dulle-gil Trail.


10. Myeong-dong

Myeong-dong, Seoul
Myeong-dong
Tempat terakhir, adalah tempat untuk jalan-jalan dan berbelanja souvenir. Myeongdong adalah sebuah dong (distrik) yang terletak di antara Chungmu-ro, Eulji-ro, dan Namdaemun-ro. Area seluas 1 km persegi ini merupakan pusat shopping di Seoul, serupa dengan Orchad Road di Singapore dan Harajuku di Tokyo. Beberapa pusat perbelanjaan yang ada di area ini antara lain Lotte Department Store, Shinsegae Department Store, Migliore, M Plaza, Noon Square, dan juga berbagai outlet brand internasional seperti Lacoste, Polo Raplh Lauren, Forever 21, Bulgari, dan Louis Vuitton. Selain itu di area ini juga terdapat bangunan bersejarah: Myeongdong Cathedral dan Myeongdong Nanta Theatre. Untuk menuju ke tempat ini, stasiun yang terdekat adalah Myeong-dong Station dan Eulji-ro Station.

Nah, itulah 10 landmark dan tempat wisata yang sering dikunjungi oleh para traveler di Seoul, Korea Selatan. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di trip berikutnya!




Artikel Terkait:


Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar